“Petugas PLN di mana pun berada, puasa ataupun tidak puasa, bekerjanya sama saja. Mereka tetap siap tanggap melayani. Jika ada panggilan perbaikan atau kebutuhan layanan lainnya, langsung siap bergerak,” ujar Iwan.
Ia menambahkan bahwa listrik menjadi salah satu penopang utama kehidupan dan aktivitas masyarakat. Terlebih di bulan Ramadan, kebutuhan listrik menjadi semakin vital karena berbagai kegiatan masyarakat berlangsung lebih panjang hingga malam hari.
“Tugas kita sangat mulia. Membantu masyarakat beribadah di bulan Ramadan dengan lebih nyaman dan khusyuk tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Semoga apa yang kita lakukan ini juga membawa keberkahan bagi kita semua,” tambah Iwan.
Melalui kegiatan Care for Asset Management ini, PLN UID Kalselteng menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat, khususnya pada momen Ramadan ketika kebutuhan listrik meningkat seiring aktivitas ibadah dan kegiatan masyarakat. (*)








