PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani melalui Sekretaris Disdik Palangka Raya, Aprae Vico Ranan sangat menentang terkait aksi balap liar yang biasanya dilakukan oleh sekelompok oknum remaja maupun pemuda yang memanfaatkan libur bulan Suci Ramadan tahun ini.
Selain itu, Disdik mendukung penuh Satlantas Polresta Palangka Raya yang saat ini terus menggencarkan patroli ke sejumlah jalan raya, baik di sejumlah titik yang dijadikan tempat aksi balap liar.
Patroli tersebut bertujuan untuk mencegah aksi-aksi yang tidak terpuji dan bisa membahayakan keselamatan pengendara lain tersebut.
“Kami Disdik Kota Palangka Raya mengingatkan kepada para pelajar untuk tidak terlibat aksi balap liar di libur bulan Ramadan 1445 Hijriyah. Kami juga instruksikan satuan pendidikan untuk melakukan pengawasan dan edukasi agar peserta didik tidak terlibat aktivitas membahayakan itu,” ujar Aprae Vico Ranan, Kamis (14/3/2024).
Menurutnya, di momentum libur Ramadan ini, alangkah baiknya, para pelajar di Kota Palangka Raya memanfaatkannya dengan hal-hal yang positif sehingga bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
“Saran saya jangan diberikan kendaraan roda dua mereka saat bergaul keluar rumah. Kalau toh juga diberikan, alangkah baiknya dibatasi sehingga mereka tidak bisa seenaknya hendak menggunakan kendaraan tersebut dengan tujuan mengantisipasi mereka terlibat aksi balap liar di jalan raya,” ujar Vico.
Beber Vico, banyak kerugian yang didapatkan terkait aksi balap liar tersebut, salah satunya bisa ditindak tegas oleh kepolisian, membahayakan nyawa sendiri serta sanksi sosial seperti terekspos di media massa dan terjaring razia yang sering dilakukan Polantas.
Orang nomor dua di lingkup Disdik Kota Palangka Raya itu juga berharap para orang tua yang memiliki anak remaja, agar mengawasi pergaulan anak-anaknya. Sebab apabila tidak diawasi bisa saja mereka terlibat pergaulan yang negatif, sehingga bisa merugikan keluarga dan remaja itu sendiri.
Vico menyampaikan kepada masyarakat apabila ada melihat ada aksi balap liar dimana pun lebih baik segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat. Tindakan tersebut guna mencegah terjadinya hal-hal fatal saat aksi balap liar tersebut terjadi.
“Laporkan saja demi kebaikan kita bersama. Jangan sampai aksi balap liar yang kapan saja bisa terjadi itu malah nantinya memakan korban jiwa, maka dari itu lebih baik mencegah dari pada sudah terjadi,” tegasnya.
Ia menambahkan,kegiatan balapan liar memang harus dicegah dan dilarang kegiatannya. Pihaknya sangat setuju bila dari aparat berwajib menertibkan adanya aksi balapan liar. Apalagi bila melibatkan para pelajar.
“Kita sangat menyayangkan adanya aksi balapan liar. Apalagi bila jika ada sampai melibatkan para pelajar,” katanya.
Untuk itu pihaknya menghimbau kepada para pelajar di kota Palangka Raya agar tidak melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat selama bulan ramadhan, apalagi aksi balapan liar.
“Kegiatan balapan liar sangat berbahaya, baik untuk pengendaranya maupun orang lain. Untuk itu, pihaknya berharap para orang tua dan guru untuk ikut memantau aktivitas anak-anaknya dan para siswa sehingga tidak melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat selama libur ramadhan,” pesannya. (soc/daq/fm)








