Disdik Palangkaraya Ingatkan Pelajar Tentang Perubahan Cuaca

society disdik
INSPEKSI: Jajaran Dinas Pendidikan Palangkaraya saat kunjungan dan pemantauan di salah satu sekolah di Kota Palangkaraya belum lama ini. (istimewa)

PALANGKARAYA, radarsampit.com – Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya mengingatkan kepada pelajar, baik itu tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), mengenai perubahan cuaca.Pihak sekolah juga diingatkan pentingnya mewaspadai perubahan iklim tersebut.

“Disdik mengingatkan dan meminta setiap sekolah mengingatkan peserta didiknya agar menjaga kesehatan dengan kondisi perubahan cuaca saat ini. Cuaca ekstrim akhir-akhir ini bisa berdampak pada kelompok rentan, termasuk anak-anak,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya Jayani, Rabu (21/2/2024).

Bacaan Lainnya

Dikatakannya pula, perubahan iklim bisa mengganggu aktivitas pembelajaran. Suhu yang ekstrim, seperti ketika hawa panas sangat berisiko menimbulkan dehidrasi dan ada yang namanya heatstroke karena hawa terlalu panas, hingga bisa menyebabkan pingsan.

Jayani pun menyarankan, agar saat cauca panas anak-anak pelajar sering minum air agar terhindar dari dehidrasi. Orang tua dan guru di sekolah pun harus rajin mengingatkan anak-anak untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh mereka.

Begitu pula terhadap anak-anak PAUD, perlu diajarkan cara beradaptasi dan mitigasi terhadap perubahan cuaca atau iklim, dengan kolaborasi semua sektor pendidikan.

“Sadar atau tidak, sekarang ini panas matahari terasa sangat menyengat. Ini dikarenakan fenomena perubahan iklim global yang menyebabkan adanya peningkatan suhu udara dari waktu ke waktu. Makanya masyarakat harus sadar akan bahaya perubahan iklim. Tak hanya itu, orang tua juga diharapkan bisa mengajari anaknya tentang perubahan iklim sejak dini,” imbuhnya.

Selain itu lanjut Jayani, wilayah Palangkaraya diguyur hujan deras, sehingga memicu genangan air. Atas hal itu juga dingatkan kepada pelajar untuk menjaga kesehatan, lantaran cuaca bisa berubah secara cepat. Sebab bisa saja penyakit menyerang, seperti flu, batuk pilek, dan lainnya. Termasuk wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Maka itu kami dari Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya menyerukan kepada seluruh pelajar agar tetap menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Agar perubahan cuaca jangan sampai berdampak tidak baik, sehingga sakit,” tegasnya.

Jayani juga menyarankan agar pelajar berolahraga secara teratur, perbanyak minum air putih, mandi dengan menggunakan sabun antiseptic, dan rajin mencuci tangan. Termasuk mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh, melakukan 3M Plus, berolahraga secara rutin, mencukupi asupan vitamin C dan vitamin D.

“Kemudian istirahat serta tidur yang cukup. Bagi semua pelajar, pada musim hujan agar tetap menjaga kesehatan, kebersihan asrama, pakaian dan sebagainya juga selalu diperhatikan, hindari main hujan-hujan. Jika panas terjadi, kurangi aktivitas di luar,” pungkasnya. (daq/gus)

 

 

Pos terkait