PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Dengan tema “Bersatu Dalam Perbedaan Bersama Membangun Harmoni dan Kesejahteraan”. Tokoh lintas agama, pemuda pemudi, generasi muda, tokoh adat, tokoh masyarakat, ormas LSM dan mahasiswa serta pemerhati yang peduli terhadap semangat kebersamaan, secara bersama menggelar doa bersama.
Kegiatan itu dilaksanakan di UPT Taman Budaya Jalan Tilung XlV, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Jumat (19/1/2024).
Hadir juga Anggota DPD RI Agustin Teras Narang, mantan Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran dan lainnya. Terlihat juga perwakilan dari pemerintah dan unsur agama.
Dalam momen itu semua pihak melaksanakan pakta integritas, yakni membangun masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi sejahtera dengan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang inklusif.
Lalu, menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan dengan menciptakan peluang bagi semua pihak, termasuk masyarakat sekitar, untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi dengan adil dan berkelanjutan.
Mendukung iklim investasi yang sehat dengan menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkontribusi positif terhadap perkembangan perekonomian daerah.
Terakhir, menciptakan keamanan dan kedamaian dalam dunia usaha Perkebunan, menentang segala bentuk Pencurian, Penjarahan dan Pemortalan serta pengrusakan sumber daya alam, dan aktivitas yang dapat merugikan lingkungan.
Juga taat pada regulasi yang berlaku dan patuh pada penegakan hukum, memastikan bahwa tuntutan plasma dan kegiatan bisnisnya sejalan dengan perundang-undangan, menciptakan keseimbangan yang adil antara kepentingan bisnis dan masyarakat, serta menolak segala bentuk penguasaan lahan yang tidak sah.
Ketua Panitia Lintas Agama Kalteng Murnelis mengatakan, pentingnya rasa toleransi agar menciptakan persatuan dan kesatuan antar umat beragama. Dengan adanya kegiatan doa bersama lintas agama ini, Kalimantan Tengah mendapatkan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, serta dijauhkan dari segala hal yang tidak diinginkan.
“Secara konkret kami inginkan Bumi Tambun Bungai ini lebih bagus dan baik, serta lebih aman dan kondusif di tahun 2024 ini. Semoga tahun ini Kalteng selalu baik dan aman. Tidak ada terulang yang hal-hal tak diinginkan.Kami yakin kegiatan ini berdampak besar,” pungkasnya.
Sementara itu, tokoh Kalteng Agustin Teras Narang, menyampaikan, secara bijaksana dalam tahun 2024 ini merupakan tahun politik, sehingga situasi dan kondisi agak ramai sehingga sangat baik bermohon, kepada yang maha kuasa dengan event nasional ini, rakyat tetap damai tentram sejahtera.
Ia menilai kegiatan doa bersama yang digelar sangat baik, tentunya agar Provinsi Kalteng kedepannya aman, damai dan rakyatnya sejahtera.
”Ingat semoga Kalteng terus kondusif, karena bagaimana bisa sejahtera jika masyarakat bergelok. Maka itu semoga tidak ada lagi namanya penjarahan, keonaran. Makanya duduk sama-sama agar lebih baik. Semua harus sepakat menciptakan suasana kondusif untuk masyarakat,” tuturnya.
Mantan Gubernur Kalteng ini menambahkan, tidak akan mungkin baik dan Makmur jika suasana tidak kondusif. Sehingga berharap dengan doa bersama bisa menjadi momentum bagi semua untuk Kalteng damai dan sejahtera.
”Jadi tolong ciptakan suasana kondusif sehingga daerah maju dan semakin berkembang. Semua harus satu dalam menciptakan ketentraman dan kedamaian,” pintanya.
Di lokasi sama, mantan Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran menyebutkan, sangat luar biasa kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama agar Kalteng terus kondusif dan memberikan dampak baik bagi pembangunan maupun hal- hal lainya.








