Banyu Kinum dan Mas Basyir Diapresiasi Kemendagri Di Acara Seminar Tata Kelola BUMD

pdam kobar1
Direktur Perumdam Tirta Arut Pangkalan Bun, Sapriansyah saat menjadi pemateri pada Seminar tata kelola BUMD di Mercure Hotel jalan Udan Said, Sabtu (20/1/2024) (syamsudin/radarsampit.com)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Dua inovasi yang dimunculkan Perusahaan Umum Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat mendapat apresiasi dari Kasubdit BUMD Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha, Direktorat BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Bambang Ardianto, di acara seminar penguatan tata kelola BUMD, Sabtu (20/1/2024).

Menurut Bambang dua BUMD di Kobar dalam kondisi sehat apalagi untuk Perumdam Tirta Arut mempunyai inovasi produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Banyu Kinum.

Bacaan Lainnya

“Itu menjadi inovasi bagus tidak hanya pengelolaan dan pelayanan air bersih semata, tetapi juga produk air minum dalam kemasan. Informasinya saat ini produksinya semakin meningkat,” ungkap Bambang.

Termasuk juga Perumda BPR Marunting Sejahtera, pemerintah memberikan subsidi pinjaman yang tidak ada bunganya hal itu sangat bagus dalam pengembangan UMKM masyarakat setempat.

Hanya menurutnya program yang satu ini perlu sosialisasi secara luas agar diketahui oleh masyarakat agar jangan sampai program atau inovasi yang sangat baik tersebut justru tidak termanfaatkan dengan maksimal.

Baca Juga :  DPRD Kotim Peringatkan Pemkab agar STDB Tidak Disalahgunakan

“Intinya perlu sosialisasi lagi lebih gencar, karena biasanya masyarakat tidak percaya pinjaman tanpa bunga, apalagi di Bank. Tetapi yang paling penting ketika pinjam harus di kembalikan sesuai ketentuan yang diatur,” katanya.

Selain dua BUMD ini, Bambang berharap di Kobar akan dibentuk BUMD baru lagi di bidang lain, apakah BUMD di bidang kepariwisataan atau bidang persampahan.

Sementara itu Penjabat Bupati Kobar, Budi Santosa, menyampaikan bahwa melalui kegiatan seminar ini, pemkab Kobar ingin menata atau memperbaiki BUMD ketika masih ada kekurangan.

“Intinya kita ingin menata manajemen kita. Ada tiga poin tujuan keberadaan BUMD dibentuk, yakni, agar bisa menggerakkan ekonomi, kemudian mendatangkan kemanfaatan umum dan menghasilkan dividen,” jelas Budi Santosa.

Untuk Perumdam Tirta Arut, menurutnya orientasi utama adalah pelayanan kepada masyarakat. “Jadi, keuntungannya diharapkan untuk membuat jaringan baru, karena ternyata membuat jaringan baru relatif mahal,” katanya.



Pos terkait