Radarsampit.com – Video viral yang menampilkan seorang sopir truk memasukkan pisang ke salah satu komponen di truknya telah membuat banyak netizen penasaran. Salah satu video viral tersebut diunggah di akun @godstarinc di media sosial Instagram dan X (sebelumnya Twitter) dengan caption yang meminta pencerahan dari para pakar otomotif.
Dalam video tersebut, terdapat keterangan “2024 bayi makan pisang (tanda silang). 2024 truk makan pisang (tanda ceklis)”. Muncul pertanyaan, apa tujuan dari memasukkan pisang ke truk tersebut? Setelah membaca berbagai komentar warganet yang mengungkapkan pemikiran mereka, ternyata ini adalah trik lama yang umum digunakan oleh sopir truk untuk mengurangi pengeluaran dalam membeli oli gardan.
Pisang diklaim memiliki kemampuan sebagai pengental oli, sehingga oli dapat bertahan lebih lama. Secara teknis, tekstur pisang mirip dengan grease atau pelumas yang biasa digunakan pada komponen teknis bergerak seperti pulley, gear, atau bagian undercarriage lainnya. Namun, tidak sedikit komentar warganet yang menyebut bahwa ini hanyalah trik dari pemilik truk yang ingin menjual unit truknya. Dengan menggunakan pisang, suara gardan terdengar lebih halus sehingga calon pembeli akan merasa bahwa truk tersebut dalam kondisi baik terutama pada bagian kaki-kaki.
Banyak netizen juga setuju dengan pendapat ini, bahwa penggunaan pisang adalah trik untuk meningkatkan penampilan suara truk agar terdengar lebih baik, dan pisang jauh lebih murah daripada menggunakan pelumas khusus. Komentar dari netizen menunjukkan bahwa mereka bijak dan tidak mereplikasi tindakan tersebut jika tujuannya benar-benar mengelabui pembeli.
Secara teknis, banyak komentar netizen yang masuk akal. Menurut sumber resmi Evalube Lubricants, tingkat kekentalan atau viskositas oli adalah faktor penting untuk mempengaruhi suara friksi atau gesekan yang dihasilkan dalam mesin. Berdasarkan standar SAE (Society of Automotive Engineers), angka viskositas pada oli menunjukkan seberapa kental pelumas tersebut pada suhu dingin dan panas. Oli dengan tingkat viskositas yang lebih rendah akan terasa lebih encer, sementara oli dengan tingkat viskositas yang lebih tinggi akan terasa lebih kental.
Oli encer cenderung membuat tarikan mesin terasa lebih enteng, tetapi bisa menyebabkan suara raungan atau friksi menjadi lebih terdengar dan kasar. Di sisi lain, oli kental dapat membuat mesin terdengar lebih halus, tetapi dapat mengurangi responsibilitas dan akselerasi mesin saat membutuhkan tarikan cepat. Oleh karena itu, pemilihan oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin adalah penting untuk memastikan performa yang optimal.
Dalam kesimpulan, video viral sopir truk memasukkan pisang ke komponen mesin sebenarnya mengungkapkan trik lama yang digunakan oleh sopir truk. Meskipun pisang memiliki kemampuan yang mirip dengan pelumas, penting untuk memahami faktor-faktor viskositas oli dan memilih pelumas yang sesuai dengan spesifikasi mesin.
Jadi, berhati-hatilah dengan trik seperti ini dan pastikan untuk selalu menggunakan pelumas yang direkomendasikan oleh produsen kendaraan Anda.








