Endapan Pasir Jalur Ahmad Wongso Bahayakan Pengguna Jalan

Endapan Pasir Jalur Ahmad Wongso Bahayakan Pengguna Jalan
BERBAHAYA: Endapan pasir di Jalan Ahmad Wongso, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kobar berbahaya bagi kendaraan roda dua, Jumat (25/3).(ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Endapan pasir yang terdapat di tengah Jalan Ahmad Wongso, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat butuh penanganan pihak terkait. Pasalnya jalur tersebut dinilai membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor.

Endapan pasir tersebut menutupi sebagian jalan dan tepat berada di tikungan. Meski bukan tikungan tajam namun bagi pengendara yang kurang waspada akan berakibat fatal. Pasir berpotensi membuat pengendara tergelincir.

Sudah tidak terhitung pengendara roda dua yang celaka di titik tersebut, terlebih pada malam hari jalan itu minim penerangan. Tapi endapan pasir tersebut tidak juga dibersihkan. Diduga tumpukan pasir tersebut terbawa oleh air hujan.

Salah seorang warga di Jalan Ahmad Wongso, Yudi mengakui bahwa endapan material pasir tersebut sangat membahayakan, namun masyarakat bingung harus melapor kepada siapa, apakah Dishub atau Dinas Lingkungan Hidup.

“Semakin lama, semakin banyak pasir di titik itu dugaannya pasir putih itu terbawa oleh air saat hujan turun,” ujarnya, Sabtu (26/3).

Diungkapkannya beberapa hari yang lalu, seorang ibu-ibu tergelincir dan terjatuh dari kendaraannya saat melintas di jalan berpasir tersebut. Dikhawatirkannya korban akan berjatuhan apalagi anak-anak sekolah dan mahasiswa Fakultas Hukum Untama banyak yang melalui jalan Ahmad Wongso.

Baca Juga :  Disnakertrans Kobar Buka Job Fair, Cek Tanggal Pelaksanaannya

“Kalau cuacanya panas, pasirnya juga bisa masuk ke mata pengendara, jadi kita harapkan instansi terkait bisa membersihkan,” harapnya.

Kabid LLAJ Dinas Perhubungan Kobar Nur Sholeh saat dikonfirmasi mengatakan bahwa terkait dengan hal itu bukan menjadi kewenangan dari Dishub tetapi DLH Kobar. “Coba hubungi Dinas Lingkungan Hidup, sepertinya itu ranah mereka,” pungkasnya. (tyo/sla)

Pos terkait