H.Abdul Rasyid AS Salurkan Zakat Harta

500 Ton Beras dan 100 Ribu Liter Minyak Goreng

soc zakat pangkalan bun
PENYALURAN ZAKAT: Owner Citra Borneo Indah (CBI) Group, H Abdul Rasyid AS saat pelepasan penyaluran zakat harta sebanyak 500 ton beras dan 100 ribu liter minyak goreng di Gudang Central CBI kawasan Natai Baru Estate pada Senin (17/4/2023). (Syamsudin/Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Owner Citra Borneo Indah (CBI) Group, H Abdul Rasyid AS tahun ini kembali menyalurkan zakat harta. Zakat itu diserupakan dengan 500 ton beras dan 100 ribu liter minyak goreng yang dibagikan ke seluruh Kalimantan Tengah.

Pelepasan penyaluran zakat harta tersebut dilakukan di Gudang Central CBI kawasan Natai Baru Estate pada Senin (17/4/2023).

Pengusaha asal Kabupaten Kobar ini menyampaikan bahwa zakat tersebut disalurkan bekerjasama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan harapannya benar-benar tepat sasaran.

Menurutnya di Kalteng ini ada belasan bahkan puluhan perusahaan perkebunan, jika semua mau berbagi mengeluarkan zakatnya maka dipastikan masyarakat Kalteng sejahtera dan tidak kekurangan.

Ia berharap melalui Bupati bisa mengimbau agar para pengusaha bisa memperhatikan masyarakat sekitar.

“Kita berharap jangan sampai zakat ini hanya menumpuk di kantor Kecamatan atau di RT saja. Tetapi disalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan, tolong para karyawan CBI Group bisa ikut berpartisipasi membantu dalam penyaluran ini,” pintanya.

Pada momen ini, H Abdul Rasyid berterimakasih kepada Unsur Forkopimda yang telah mendukung dalam penyaluran zakat tersebut. Ia juga berterima kasih kepada karyawan yang telah bekerja keras sehingga dapat menyalurkan zakat harta tersebut.

Baca Juga :  Berburu Medali Kejurda Taekwondo Kalteng di Lamandau

“Zakat ini totalnya masih sama dengan tahun lalu, harusnya ada peningkatan. Apalagi minyak goreng belakangan ini cukup menyita perhatian, maka jangan sampai masyarakat Kalteng kekurangan atau kesulitan minyak goreng. Kalau ada yang kesulitan sampaikan ke kita,” bebernya.

Pengusaha asli Kalteng ini memastikan bahwa zakat harta sudah menjadi kewajiban dan rutin setiap tahun dikeluarkan. Ia berharap kepada perusahaan-perusahaan lain bisa turut serta menyisihkan penghasilannya demi kepentingan masyarakat. Karena di Kalteng ini lumbung minyak sawit karena banyak perkebunan. Sehingga jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan minyak goreng.

Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Kobar, Anang Dirjo menyampaikan bahwa seandainya 27 perusahaan perkebunan di Kobar bertindak seperti H Abdul Rasyid AS maka dipastikan Kobar atau Kalteng tidak akan kekurangan beras.



Pos terkait