Innova Nyungsep di Parit, Empat Penumpang Cidera Parah

Kecelakaan di Kolam
LAKA TUNGGAL: Toyota Innova hitam K 9097 DF mengalami kecelakaan tunggal di jalan lintas Kotawaringin Lama menuju Kabupaten Sukamara, Senin (6/6) pukul 12.30 WIB. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Empat orang mengalami cidera parah di bagian kepala, kaki, dan wajah saat mobil yang mereka tumpangi masuk parit dan terbalik di jalan lintas Kotawaringin Lama menuju Kabupaten Sukamara tepatnya di Desa Babual Baboti, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (6/6) kemarin.

Mereka alami kecelakaan tunggal Mobil jenis MPV ini hilang kendali sata melaju sehingga menyebabkan mobil keluar jalur dan terbalik.

Sejumlah penumpang yang mengalami cidera diduga akibat benturan keras. Bahkan, salah satu penumpang terlihat berlumuran darah di wajah dan pakaiannya.

Para korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukamara untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Kasatlantas Polres Kobar, Iptu Bayu Caesaria Tri Hardiyanto saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi saat mobil yang dikemudikan oleh Hardika Dwi Surya (30) membawa 12 orang penumpang menuju Kabupaten Sukamara.

“Sesampainya di tempat kejadian, kendaraan roda empat jenis Toyota Innova warna hitam dengan nomor register K 9097 DF  oleng dan terbalik,” ujarnya, Selasa (7/6).

Baca Juga :  Kurang SDM, DPKH Kobar Kewalahan Awasi Pemotongan Hewan Kurban

Lanjut dia, sopir tidak mampu mengendalikan mobilnya, kemudian keluar badan jalan lajur sebelah kiri dan masuk ke dalam parit.

Empat korban luka dalam peristiwa tersebut, yaitu sopir Innova Hardika Dwi Surya mengalami luka di bagian kepala, Christian Yoghi (20) mengalami luka di bagian kaki dan wajah, Murni Rahayu (19) luka pada bagian wajah, Rizki Apriansya (19) mengalami luka pada bagian wajah.

Sementara unit mobil Innova mengalami kerusakan parah, bagian depan kiri mengalami ringsek parah dan kaca depan hancur, serta beberapa bagian bodi mobil penyok.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi akibat kecelakaan tunggal tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta lebih.

Pos terkait