Kotim Kirim 104 Peserta, Targetkan Juara Umum FBIM

8 fbim
PELEPASAN: Bupati Kotim Halikinnor secara resmi melepas Kontingen Kab Kotim mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) di Palangka Raya, Minggu (21/5). (RIFANI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada peserta yang terpilih untuk mewakili Kotim dalam Festival Budaya Islam Mulang (FBIM) 2023 di Palangka Raya pada 21-27 Mei 2023.

Apresiasi tersebut disampaikan Halikinnor saat memberikan sambutan pada acara pelepasan 104 peserta kontingen Kotim yang akan mengikuti FBIM Palangka Raya. Pelepasan Kontingen berlangsung di aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Minggu (21/5).

Bacaan Lainnya

FBIM merupakan salah satu agenda yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalteng dalam memperingati ulang tahun atau hari jadi Provinsi Kalteng.

“Saya melepas dan memberikan restu kepada peserta untuk membawa nama baik Kotim. Saya juga berpesan agar menjaga lisan dan tingkah laku selama mengikuti perlombaan. Hal ini penting saya ingatkan kepada para peserta karena peserta ini yang akan membawa nama baik daerah kita,” kata Halikinnor.

Kotim akan mengikuti 12 cabang pertandingan dengan peserta yang mencapai 104 orang. Para peserta yang mewakili Kotim di FBIM adalah mereka yang menang pada Festival Habaring Hurung Kotim yang berlangsung beberapa waktu yang lalu.

“Jaga kesehatan, kekompakan. Harapannya para peserta bisa tampil maksimal. Target  kita adalah juara umum. Dan ini ditentukan oleh atlet kita, yang penting mereka tampil maksimal, kalaupun tidak tercapai juara umum itulah yang namanya kompetisi atau lomba, ada menang ada kalah. Nama baik Kotim ada di pundak mereka, bagaimana pun semangat kita. Kalau atlet tidak maksimal, sulit mencapai target itu, tapi kalau sudah maksimal, tapi kalah, tidak apa-apa. Paling tidak, ada kesan yang baik bagi Kepala Dinas Pariwisata yang mau pensiun,” ungkapnya.

Halikinnor ingin agar para kontingen Kotim bisa tampil maksimal dalam mengikuti FBIM di Palangka Raya, apalagi pemerintah daerah telah menambah anggaran untuk mendukung keikutsertaan Kotim pada event tersebut.

“Untuk dukungan dari pemerintah daerah anggaran sudah ditambah, tahun kemarin dari Rp 129 juta, tahun ini kita tambah Rp 350 juta, jadi Rp 479 juta. Saya harap dengan anggaran yang sudah ditambah itu para kontingen bisa lebih semangat, begitupun untuk pawainya (lomba karnaval budaya), jangan seperti tahun lalu. Harus dipersiapkan betul-betul,” tuturnya.

Halikinnor juga menjanjikan bonus bagi peserta yang berhasil meriah medali emas. Untuk perorangan akan mendapatkan bonus Rp 1 juta, dan untuk kelompok Rp 5 juta. Bonus bagi juara umum ini akan dianggarkan di anggaran perubahan.

“Jika jadi juara umum akan diberikan bonus perorangan Rp 1 juta, kelompok Rp 5 juta,” sebutnya.

Halikinnor juga meminta agar keikutsertaan Kotim dalam event ini agar dievaluasi setiap tahunnya. Apa yang menjadi kekurangan dan inovasi apa yang diperlukan agar Kotim tidak tampil sama setiap tahunnya.

“Perlu inovasi terhadap kegiatan ini, karena ini agenda tahunan. Sebab  kabupaten lain pun akan berusaha bagaimana tampil maksimal.  Kalau kita begitu saja bisa ketinggalan. Bagaimana berinovasi kedepannya sehingga tampilan kita setiap tahun selalu berubah dan menampilkan yang terbaik. Karena ini bukan hanya untuk lomba, tapi bagaimana kita mempertahankan melestarikan budaya di daerah kita,” tandasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Ellena Rosie menambahkan, partisipasi Kotim dalam pelaksanaan pelaksanaan FBIM tahun 2023 dalam rangka memeriahkan peringatan hari ulang tahun Provinsi Kalteng yang ke-66.

Pada FBIM 2023, Kotim mengikuti 12 cabang perlombaan, antara lain lomba karnaval budaya, tari pedalaman, tari pesisir, karungut, balogo bagasing, lawang sekepeng, sepak sawut, manyipet, malamang, lomba masakan daerah dan lomba putra-putri pariwisata. Pelaksanaan akan dipusatkan di GOR Serbaguna Palangka Raya

Pos terkait