PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Kebakaran hebat melanda kawasan penduduk di Jalan Wolter Monginsidi, Palangka Raya, Rabu (05/02/2025) tengah malam pukul 23.23 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun seluruh bangunan habis terbakar. Tak ada harta benda yang berhasil diselamatkan.
Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Api diduga muncul akibat korsleting listrik. Kasus ini pun masih dalam penyelidikan aparat Kepolisian.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan tim Identifikasi Polresta Raya juga melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti diamankan, diantaranya sisa kebakaran dan kabel.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kejadian itu sempat membuat panik pasien dan pegawai rumah sakit Bhayangkara Polda Kalteng.
Hal itu lantaran, posisi lokasi kebakaran tepat di belakang rumah sakit. Bahkan besarnya kobaran api sempat terlihat dari rumah sakit.
Namun usai berhasil ditangani, tidak ada kerusakan fasilitas medis dan rumah sakit. Diduga api muncul dari barak nomor lima.
Akibat kebakaran itu, api menghanguskan seluruh bangunan rumah yang diketahui merupakan rumah dinas guru.
Kasat Samapta AKP Suyatman mengatakan, personelnya langsung melakukan penanganan di lokasi kebakaran. Timnya membantu proses evakuasi, mengamankan TKP serta memastikan situasi tetap kondusif.
“Untuk penyebab kebakaran masih penyelidikan. Namun kami langsung menerjunkan personel untuk membantu pemadaman, mengevakuasi warga serta berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran agar api bisa segera dikendalikan,” kata Suyatman, Kamis (06/02/2025).
Salah satu korban, Rizal mengaku tidak mengetahui penyebab utama kebakaran. Saat itu ia sedang berada di bagian depan rumah.
Tak lama asap muncul dari bagian rumah nomor tiga dan spontan langsung berteriak minta tolong. Namun api dengan cepat berkobar dan membakar bangunan. Ia pun tidak sempat menyelamatkan harta benda, lantaran panik dan ketakutan.
Rizal mengalami kerugian puluhan juta rupiah, sebab uang tunai, barang elektronik hingga pakaian tidak bisa diselamatkan.
”Tidak ada yang bisa diselamatkan, sampai ponsel pun terbakar,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengendali Operasi Komunikasi Penyelamatan Diskarmat Palangka Raya Sucipto mengatakan, pertama kebakaran dari barak lima pintu di Jalan Wolter Monginsidi, tepat di belakang RS. Bhayangkara.
”Tiga pintu ada penghuninya, sedangkan 2 pintu sudah lama kosong tapi ada aliran listriknya,” ungkapnya.
Sucipto menerangkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Pemadaman dilakukan personel TNI, Dinas Kehutanan Provinsi,Polri, BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Satpol PP Kota Palangka Raya,TSAK, BPK dan lainnya.
“Tim saling membantu pemadaman agar api tidak meluas ke wilayah rumah lainnya,” ujarnya.
Sucipto mengatakan, menurut keterangan saksi-saksi, mereka saat sedang duduk di teras rumah, bersama keluarga tiba tiba api sudah besar dari bagian rumah.
Lantaran kobaran api sangat besar sehingga harta benda tidak sempat diselamatkan dan hanya menyelamatkan diri saja.
Api dapat dikuasai 30 menit dan pembasahan bara api 15 menit dan api total padam berjumlah 1 jam.Meski begitu, secara keseluruhan api berhasil dicegah menjalar ke rumah sakit.
”Pondasi kayu, jadi api dengan cepat membakar seluruh bangunan. Namun berhasil dicegah merambat ke rumah sakit,” tandasnya. (daq/fm)








