Mau Bikin SIM C? Ini Tips Ujian Teori dan Praktiknya, Dijamin Lolos!

ujian praktik sim c
UJIAN PRAKTEK SIM C: Petugas ujian SIM C Polres Kotawaringin Barat saat memberikan pembekalan sebelum menguji para peserta tes di komplek kantor Satlantas beberapa waktu lalu. (Slamet Harmoko/Radarsampit)

radarsampit.com – Setiap penggguna kendaraan bermotor wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), salah satunya untuk mengemudikan kendarana roda dua (sepeda motor).

Tanpa surat berbentuk kartu ini pengendara motor dianggap belum layak untuk berkendara di jalan raya. Jika nekat berkendara tanpa dokumen ini maka, siap-siap mendapatkan surat tilang yang harus ditebus di pengadilan dengan sejumlah uang yang bisa cukup untuk makan sehari.

Bacaan Lainnya

Berikut cara mengurus SIM C yang bisa dibilang mudah, biayanya pun tergolong murah. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk memakai jasa calo.

Hal yang biasanya dianggap menakutkan dalam membuat SIM adalah ujian teori dan praktik. Untuk materi ujian teori bisa dengan gampang dicari kisi-kisinya di internet. Berikut sejumlah tips untuk lolos tes ujian SIM C

1. Yakin Dengan Kemampuan

Rasa ragu akan membuat peluang berhasil mengecil. Pada intinya selama memiliki kemampuan mengendarai sepeda motor dengan baik, ujian praktik SIM C seharusnya bisa dilalui dengan baik.

2. Ketahui Jenis Rintangan Dan Teknik Dasar

Untuk melaluinya ada berbagai jenis rintangan pada ujian praktek SIM C, di antaranya jalur zig-zag, jalur angka delapan, tes reaksi menghindar dan yang terakhir adalah letter U.

Tiap rintangan punya trik sendiri untuk melaluinya. Tidak ada salahnya meminta waktu kepada petugas tes (polisi) untuk membiasakan diri dengan motor yang disediakan dalam tes praktik. Namun beberapa kantor Samsat memperbolehkan menggunakan motor sendiri. Sebagai bahan latihan di rumah, ini sejumlah trik mengatasi jalur-jalur tersebut:

Zig-zag 

Cara mengendarai motor di jalur zig-zag terbilang mudah, pasalnya di jalur ini hanya dituntut untuk luwes dalam melakukan manuver. Bahu dan badan yang luwes akan membantumu melewati rintangan ini. Menjaga putaran gas tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil juga diperlukan agar motor tetap seimbang. Apabila menggunakan motor bebek, gunakan gigi 2 untuk berjalan. Jangan pernah menaikan atau menurunkan gigi selama melewati rintangan. Kalau menggunakan motor matik, putar gas perlahan dan jaga kestabilan akselerasi. Ingat tidak ada batas waktu dalam tes ini, jadi tidak perlu memacu kendaraan dengan cepat.

Baca Juga :  Cegah Penyalahgunaan, KPU Musnahkan Sisa Surat Suara

Rute Angka 8 

Rute angka 8 ini selalu dianggap paling menakutkan saat ujian SIM. Sebagian besar peserta gugur di lintasan ini. Jika sekilas kita lihat memang sepertinya susah.

Selain butuh keluwesan dalam melakukan manuver, juga harus melakukan trik counter steering di jalur ini. Counter steering adalah memosisikan duduk di kiri ketika akan berbelok ke kanan, dan duduk di sebelah kanan ketika berbelok ke kiri. Hanya cukup menggeser tempat duduk sedikit berlawanan dengan arah belok dan maka akan lebih mudah untuk melewati jalur ini.

Reaksi Menghindar  

Ini jauh lebih mudah daripada rute angka 8. Hanya perlu fokus dan berkendara dengan kecepatan stabil.

U Turn  (Putar Balik)

Rute ini akan sangat mudah dilalui jika sudah bisa melalui jalur zig–zag dan angka 8. Teknik counter steering dapat digunakan untuk melalui tes ini.

3. Latihan

Tips ini tidak akan berguna tanpa disertai dengan latihan. Dengan berlatih maka akan membiasakan diri dengan rintangan dalam ujian praktik. Sama halnya dengan belajar membawa sepeda motor pertama kali, seiring waktu maka akan terbiasa. Latihan juga akan membantu lebih mudah untuk fokus.

4. Berdoa Tidak Boleh Ketinggalan 

Hal yang tidak boleh dilupakan. Sebelum melaksanakan segala kegiatan, wajib berdoa supaya hasilnya bagus. Begitu juga dengan ujian SIM. Dengan bantuan doa, apapun bisa terjadi. Berhasilnya ujian SIM yang dilalui ini juga bisa jadi karena doa. Maka selain harus terus mencoba dan jangan lupa untuk berdoa. (*)

Pos terkait