Musirawas Dukung Pelestarian Seni dan Budaya di Kabupaten Seruyan

musirawas
Foto bersama saat pembukaan Pagelaran Seni dan Festival Manasai di lapangan bola Desa Bangkal, Kamis (9/5/2024)

KUALA PEMBUANG, radarsampit.com – Sanggar Seni Budaya Intan Berlian Desa Bangkal bersama PT. Perkebunan Musirawas Citraharpindo mengadakan Pagelaran Seni dan Festival Manasai di lapangan bola Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, selama tiga hari pada tanggal 9-11 Mei.

Event dalam rangka memperingati hari jadi Sanggar Seni Budaya Intan Berlian ini bertujuan melestarikan seni dan budaya yang menjadi kearifan lokal masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang didukung penuh oleh PT. Perkebunan Musirawas Citraharpindo tersebut dibuka secara resmi oleh Thamrin, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan Kabupaten Seruyan.

Dalam kegiatan ini, Sanggar Intan Berlian menyajikan tari-tarian khas daerah. Selain itu, terdapat delapan cabang lomba pada kegiatan Festival Manasai yang meliputi balogo, menyipet, balap egrang, bagasing, karungut, lawang sekepeng, vokal solo, dan tari pedalaman. Peserta lomba berasal dari beberapa desa yang ada di Kabupaten Seruyan dan kabupaten sekitar.

musirawas 2
Kabid Kebudayaan Disporabud Seruyan bersama General Manager PT Perkebunan Musirawas Citraharpindo Bangun Budi Prasetyo didampingi ketua panitia memukul gong pembukaan Pagelaran Seni dan Festival Manasai.

Ketua Sanggar Budaya Intan Berlian Novia Dewi Hurai menyampaikan bahwa Festival Manasai tersebut merupakan upaya menjaga kearifan lokal yang ada di Kabupaten Seruyan agar tidak punah oleh perkembangan zaman.

“Ini adalah tahun ketiga kami mengadakan kegiatan pelestarian seni dan budaya.  Melalui  Festival Manasai ini, semoga kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Seruyan dapat berkembang dan maju,” harap Novia.

Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Seruyan Thamrin sambutaan menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi Festival Manasai ini.

“Saya mewakili Kepala Disporabud Kabupaten Seruyan mengapresiasi kegiatan seperti ini. Pemerintah Kabupaten Seruyan mendukung kegiatan pelestarian kearifan lokal,” ujar Thamrin.

Pihaknya akan mengusulkan Festival Manasai masuk dalam agenda tahunan Kabupaten Seruyan agar menarik minat wisatawan dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kesenian dan kebudayaan lokal.

“Harapan saya tidak hanya Musirawas, tapi semua perusahaan perkebunan kelapa sawit bisa ikut serta terlibat dalam kegiatan pelestarian kesenian dan kebudayaan di Seruyan,” harap Thamrin.

Hal senada juga disampaikan oleh General Manager PT. Perkebunan Musirawas Citraharpindo, Bangun Budi Prasetyo. Pihaknya konsisten mendukung pelestarian seni budaya melalui program tanggungjawab sosial perusahaan (CSR).

“Kami akan konsisten mendukung kegiatan pelestarian kearifan lokal sebagai wujud tanggung jawab bersama menjaga dan merawat warisan leluhur,” ujar Bangun.

Menurutnya, upaya menjaga kearifan lokal merupakan tanggung jawab bersama agar tidak  tergerus modernisasi saat ini.

“Mari bersama sama secara konsisten menjaga kearifan lokal yang kita miliki agar tetap dapat kita nikmati warisan peninggalan leluhur kita,” ajak Bangun. (yit)

Berikut ini daftar Juara Pagelaran Seni dan Festival Manasai

  1. Balogo

Juara 1 : Yosua

Juara 2 : Fitrianur

Juara 3 : Ipan

  1. Bagasing

Juara 1 : perdy arianto

Juara 2 : Jekli

Juara 3 : Julius

  1. Balap Engrang

Juara 1 : Dita Puspita

Juara 2 : Jeri

Juara 3 : Aan

  1. Modifikasi Pakaian Adat

Juara 1 : SDS Bina Bangsa 02

Juara 2 : Salshabilla

Juara 3 : Aal

  1. Karungut

Juara 1 : Rogas

Juara 2 : Inova Nupita

Pos terkait