Orangutan Bandara Sampit Dilepasliarkan di SM Lamandau

orangutan
SATWA LANGKA: Individu orangutan hasil rescue (penyelamatan) dari Bandara Haji Asan Sampit dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Lamandau, baru-baru tadi. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun, BKSDA Kalimantan Tengah (Kalteng) melepasliarkan individu orangutan hasil rescue (penyelamatan) saat berkeliaran di kawasan Bandara Haji Asan, Sampit beberapa waktu lalu.

SKW II Pangkalan Bun bersama Orangutan Internasional Foundation (OFI), melepasliarkan individu orangutan berjenis kelamin jantan itu di Suaka Margasatwa (SM) Lamandau yang berada di Daerah Aliran Sungai Arut.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, individu orangutan bertubuh besar itu terlihat petugas bandara dan warga berada di kawasan Bandara Haji Asan Sampit, dekat Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Proses evakuasi primata endemik melibatkan yayasan OFI, Manggala Agni, Komunitas Reptil Sampit, dan petugas bandara berlangsung dramatis. Evakuasi berhasil setelah individu dilumpuhkan dengan tembakan bius.

“Setelah dilakukan pemeriksaan lengkap, kami masukan dalam kandang dan langsung dibawa ke BKSDA Seksi Wilayah II Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat,” kata Kepala SKW II Pangkalan Bun BKSDA Kalteng Dendi Setiadi, Selasa (30/4/2024).

Baca Juga :  Akhirnya Warga Sungai Hijau Miliki Kebun Sawit Kemitraan

Lanjut dia, setiba di kantor BKSDA SKW II Pangkalan Bun kembali dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas, dan usai dipastikan kondisi individu dalam keadaan sehat lalu dilepasliarkan dihabitatnya.

“Orangutan berkelamin jantan, berusia sekitar 30 tahun dan telah kami lepasliarkan di SM Lamandau,” tandasnya. (tyo/fm)

 



Pos terkait