PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Palangka Raya Fair 2024 telah ditutup oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu, Sabtu malam (13/7/2024).
Event tahunan ini dinilai sukses dan mampu menggerakkan roda perekonomian Kota Palangka Raya. Selain itu juga memberikan dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), termasuk mendekatkan instansi pemerintah dengan masyarakat melalui berbagai stan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).
Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu menyampaikan, Palangka Raya Fair 2024 menjadi salah satu penggerak kebangkitan ekonomi, terutama dari sektor UMKM.
Selain itu meningkatkan daya saing dan kreativitas produk-produk lokal. Menurutnya kegiatan ini juga salah satu upaya mendukung program nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).
“Partisipasi masyarakat juga luar biasa, baik sebagai pengunjung maupun peserta dalam berbagai kegiatan di Palangka Raya Fair ini. Hal ini membuktikan antusiasme dan respon yang sangat positif yang tampak dari padatnya pengunjung, baik di stand indoor maupun outdoor. Ini membuktikan langkah konkret pemkot melalui DPKUKMP berhasil,” ujarnya.
Hera juga menyampaikan, Palangka Raya Fair ke-13 tahun 2024 ini termasuk rangkaian perayaan hari jadi ke 59 Pemerintah Kota Palangka Raya dan hari jadi ke 67 Kota Palangka Raya. Acara ini digelar untuk mempromosikan ragam potensi dan peluang investasi, serta pasar bagi produk-produk unggulan Kota Palangka Raya.
“Pemkot terus mendukung dan memperhatikan sektor umkm sebab umkm bukan hanya menjadi tulang punggung ekonomi daerah, tetapi juga menjadi lokomotif utama dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Semoga tahun depan lebih baik,” imbuhnya.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya Samsul Rizal menambahkan, dalam Palangka Raya Fair ini pihaknya memfasilitasi tenda gratis kepada 16 pelaku UMKM.
Dikatakan pula, total jumlah pengunjung selama event ini, kurang lebih sebanyak 9.000 orang dan total nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp4.127.000.000.
Pesertanya terdiri dari SOPD Pemkot Palangka Raya sebanyak 33 instansi. Kemudian Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palangka Raya, BPJS Kesehatan Palangka Raya, Bank Kalteng, Dekranasda Palangka Raya. Selain itu ada 125 UMKM dan 200 pedagang kreatif lapangan (PKL).
Event ini juga diisi lomba fashion show didukung oleh tim PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kota Palangka Raya, yang diikuti peserta antara lain dari Jakarta, Kabupaten Gunung Mas, Pulang Pisau, Kapuas, Barito Utara dan Kotawaringin Timur.
Samsul Rizal juga mengungkapkan, pemenang stand terbaik, yakni juara harapan 3 diraih Dinas Pendidikan Palangka Raya, juara harapan 2 diraih stand dari Dekranasda Palangka Raya, dan juara harapan 1 diraih stand dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palangka Raya.
Selanjutnya juara ke 3 diraih stand Bank Kalteng, juara ke 2 diraih stand Dinas Pariwista, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Palangka Raya, dan sebagai juara 1 diraih stand dari Dinas Koperasi dan UKM Kalteng. (daq/gus)








