Paskah, Peziarah Habiskan Malam di Makam

(TPU) Kristen di kilometer  2,perayaan Paskah,ibadah Jumat Agung
Umat Nasrani saat melakukan ziarah ke TPU Kristen Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya, dalam rangka merayakan Paskah, Sabtu (8/4) malam.(ist)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com-Ribuan umat Nasrani banyak memadati tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen di kilometer  2,5 dan kilometer 12 Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya, saat perayaan Paskah Sabtu (8/4), dari siang hingga malam hari.

Ziarah tersebut biasanya dilakukan umat Kristiani usai melaksanakan ibadah Jumat Agung, yakni dimulai dari hari Jumat sampai hari Minggu.

Bacaan Lainnya

Salah satu peziarah Ita menyampaikan, kebiasaan ziarah tersebut dilakukan sebagai kegiatan rohani umat Kristiani yang percaya bahwa Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan, dan pada hari yang ketiga, bangkit dari antara orang mati.

”Jadi Paskah, merupakan kegiatan sakral bagi umat Kristiani. Diimplementasikan mendalam kepada kerabat yang telah lebih dahulu dipanggil pulang oleh Tuhan. Melakukan ziarah makam keluarga, harapan saya secara pribadi agar momentum Paskah ini bisa semakin memperkuat iman saya kepada Yesus,” sebutnya, Minggu (9/4).

Menurutnya, saat ziarah, selain bertemu dengan kerabat lain, ia juga melaksanakan dan membersihkan pusara sanak saudara atau kerabat. Sekaligus memanjatkan doa di makam, yang sudah merupakan kebiasaan sejak dulunya ketika Paskah.

Baca Juga :  Emosi Tak Terkendali, Akhirnya Jadi Terdakwa

Selanjutnya, pihaknya juga menghabiskan waktu malam hingga pagi hari di makam, sekaligus mengikuti ibadah yang difasilitasi pihak gereja di area pemakaman.

“Sudah menjadi tradisi, dimana umat Kristen beramai-ramai datang ke makam sanak keluarga, hingga menghabiskan waktu malam, lalu hari Minggu kegiatan ibadah bersama-sama,” terang Ita.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palangka Raya Kompol Ganda B Napitupulu menyampaikan,pihaknya melakukan patroli dan pengawasan dalam momen tersebut. “Kita Patroli KRYD guna menjaga kondisi kamtibmas di wilayah Kota Palangka Raya perayaan Hari Paskah bagi Umat Nasrani, dengan sasaran utama yakni menyambangi gereja dan komplek pemakaman,” sebutnya.

Dipastikannya,  tidak ada gangguan maupun hal-hal tak diinginkan terjadi selama perayaan tersebut, situasinya berjalan aman dan kondusif.” Semua aman dan terkendali, masyarakat dengan penuh suka cita dan toleransi melaksanakan ziarah maupun perayaan Paskah. Saya apresiasi bagi warga Kota Palangka Raya,”pungkas Ganda.



Pos terkait