SAMPIT, radarsampit.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mengalokasikan anggaran lebih besar pada kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-115 yang dilaksanakan di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang.
”Pak Bupati sudah berpesan kepada saya selaku ketua tim anggaran untuk dapat ditingkatkan anggaran sinergitas antara TNI maupun kepolisian. Anggaran yang tadinya Rp 1,2 miliar, akan kami tingkatkan kembali,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Fajrurrahman.
Hal itu Fajrurrahman saat mendampingi Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI-AD Mayjen TNI Purwo Sudaryanto pada kegiatan bakti sosial untuk masyarakat di Kelurahan Tanah. Sekaligus melakukan pengawasan dan evaluasi (Wasev) TMMD di wilayah itu.
”Di samping secara fisik dan nonfisik yang dicapai, ada yang lebih sangat bermanfaat bagi kita semua dengan adanya TMMD ini. Pertama adalah kebersamaan. Kalau kita melakukan kegiatan fisik dan nonfisik dikerjakan oleh pihak lain, kebersamaan yang dilakukan TMMD itu rohnya lebih kuat antara masyarakat dengan pemerintah dengan TNI dalam suasana kekeluargaan,” katanya.
Program TMMD, lanjut Fajrurrahman, membuat masyarakat penerima manfaat merasa bertanggung jawab untuk menjaga apa yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.
Kegiatan itu juga dihadiri Dandim 1015/Spt Letkol Inf Abdul Hamid, Kapolres Kotim AKBP Sarpani, perwakilan dari Dinas PUPRPRKP Kotim, dan sejumlah pejabat lainnya.
”Yang mewakili Dinas PU, tolong pesan dari Pak Bupati untuk peningkatan bisa berkesinambungan. Hasil TMMD ini tolong nanti buat hal-hal yang ke depannya untuk segera disampaikan. Karena kita masih mempunyai kesempatan membahas APBD 2023. Tolong sampaikan segera, sehingga tahun depan bisa secara bertahap dilakukan peningkatan pemanfaatannya,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Mayjen TNI Purwo Sudaryanto mengaku bangga dan berterima kasih kepada masyarakat yang dengan ikhlas menghibahkan tanahnya untuk pembangunan jalan. Dia juga mengapresiasi pelaksanaan program TMMD di Kelurahan Tanah Mas.
”Masyarakat di Kelurahan Tanah Mas dengan besar hati menghibahkan tanahnya untuk pembangunan jalan. Ini sangat luar biasa,” katanya.
Apalagi program yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat. Dia berharap hasil dari program TMMD dapat memberikan manfaat.
Dandim 1015 Sampit Letkol Inf Abdul Hamid mengatakan, pelaksanaan program TMMD terbagi dalam kegiatan fisik dan nonfisik. Kegiatan fisik seperti pembukaan jalan dari Kelurahan Tanah Mas menuju Kelurahan Baamang Hulu, peningkatan badan jalan atau penimbunan, dan pembuatan jembatan.
Untuk nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara penyuluhan narkoba dan kamtibmas, penyuluhan pertanian, penyuluhan gratis dan penyuluhan KB kesehatan, penyuluhan terhadap pencegahan penularan Covid-19, penyuluhan terhadap posyandu dan posbindu penyakit menular, serta penyuluhan terhadap stunting.
Dia melanjutkan, selain dari pemerintah daerah, anggaran TMMD juga ada dari pemerintah pusat, dalam hal ini TNI. Dukungan dana dalam pelaksanaan TMMD reguler ke-115 dari Pemkab Kotim sebesar Rp 1,2 miliar, kemudian dari Satker daerah bidang bakti TNI Rp 482.500.000.
Program TMMD dilaksanakan di Kelurahan Tanah Mas dan Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang Kotim. Sasaran fisiknya, pembukaan jalan dari Kelurahan Tanah Mas menuju Kelurahan Baamang Hulu sepanjang 1.100 meter dengan luas 20 meter. Kemudian peningkatan badan jalan atau penimbunan dan lainnya.
”Untuk sasaran sendirinya ada beberapa item yang dilaksanakan pembukaan jalan, peningkatan kualitas jalan, dalam hal ini melakukan pengerasan juga pembuatan jembatan. Ini semuanya untuk masyarakat. Dengan akses yang dibuka, tentunya nanti akan memengaruhi distribusi barang dan jasa. Dari sisi kecepatan, biaya angkutan akan lebih murah. Ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena infrastruktur yang paling dirasakan oleh masyarakat adalah jalan,” ujarnya. (yn/ign)







