Perdana dalam Porprov Kalteng, Cabor E-Sport di Sampit Bakal Digelar di Lokasi Ini

kadispora kotim
PERSIAPAN PORPROV: Kepala Dispora Kotim Wim RK Benung saat ditemui Radar Sampit di ruang kerjanya Senin (20/2). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Olahraga e-sport akan menjadi cabang perdana yang dipertandingan dalam Pekan Olahraga Provinsi Kalteng yang diselenggarakan Juni 2023. Selain jadi ajang persaingan atlet, cabor itu juga diharapkan jadi hiburan masyarakat, mengingat lokasi pertandingan yang mengambil tempat di Citimall Sampit.

”Cabor e-Sport untuk pertama kalinya akan dipertandingkan dalam Porprov Juni 2023. E-sport merupakan cabor yang cukup berkembang pesat di dunia, khususnya di Indonesia,” kata Wim Reinardt Kalawa Benung, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim, Sabtu (25/2).

Bacaan Lainnya

Sebagai informasi, e-Sport sudah ada sejak tahun 1972. Pada Oktober 1972, ada kompetisi game yang dinamakan Intergalactic Spacewar Olympic yang digelar oleh Universitas Stanford. Pada masa itu, pemenang lomba berhak mendapatkan hadiah langganan majalah Rolling Stone selama 1 tahun.

Masuknya e-Sport di Indonesia tercatat pertama kali digelar pada tahun 1989 yang dinamakan turnamen Super Mario Bros di Taman Hiburan Rakyat yang sekarang dikenal dengan nama Hi-Tec Mall. Dalam perkembangannya, e-Sport pernah masuk sebagai salah satu cabor yang dipertandingkan dalam ajang Asian Games 2018 dan SEA Games 2021.

Pada 2021, atlet e-Sport berhasil menyumbang enam medali. Terdiri dari dua medali emas game Free Fire dan PUBG Mobile, tiga medali perak game Free Fire, PUBG Mobile dan Mobile Legends dan satu medali perunggu game Cross Fire.

”Dalam Porprov 2023, cabor e-sport akan diselenggarakan di Citimall Sampit. Porprov rencananya akan diselenggarakan Juni 2023, tetapi untuk tanggalnya masih menunggu kepastian dari Gubernur Kalteng,” katanya.

Mengingat waktu pelaksanaan Porprov yang tinggal empat bulan, Wim optimistis Kotim bisa melaksanakan Porprov dengan sukses. Pemkab Kotim telah melakukan berbagai persiapan dan perbaikan sarana olahraga.

”Dalam beberapa bulan kedepan, Pemkab Kotim akan membenahi venue di sejumlah cabor, seperti lintasan atletik, voli indoor, lapangan tenis, panjat tebing, bulu tangkis, dan beberapa cabor lainnya. Saat ini masih dalam proses lelang untuk pengadaan matras dari Dispora untuk pembenahan fisik, seperti perbaikan tribun lapangan tenis dan perbaikan venue lainnya secara teknis dikerjakan Dinas PUPRPRKP Kotim,” kata Wim.

Wim mengatakan, tahun ini Pemkab Kotim melalui Dispora menganggarkan dana yang bersumber dari APBD Kotim sebesar Rp855 juta untuk perbaikan jalur lintasan atletik yang lokasinya di Kawasan Stadion 29 November.

”Ada delapan lintasan yang disiapkan akan dipasang fravel (kerikil) dan batu bata sepanjang 400 meter. Ada lima kategori yang akan dipertandingkan dalam porprov yaitu lompat jauh, tolak peluru, lempar cakram, lempar lembing dan lompat jangkit,” kata Wim, Senin (20/2).

Pembangunan jalur lintasan atletik akan dikerjakan Maret. ”Ini sudah ditayangkan di LPSE, Maret ini diusahakan sudah mulai pekerjaan,” katanya.

Wim mengatakan, Pemkab Kotim juga melengkapi sarana olahraga panjat tebing berupa dinding panjat tebing yang terbuat dari bahan besi dengan anggaran sebesar Rp422 juta.

”Lokasi pertandingan panjat tebing masih dirundingkan. Apakah di Kawasan Stadion 29 November atau di lapangan mini sepakbola dekat gedung voli indoor, ini masih dikoordinasikan dengan pengurus cabornya,” ujarnya.

Selain pengadaan dinding panjat tebing, Pemkab Kotim juga menganggarkan pengadaan ring tinju sebesar Rp400 juta yang lokasinya akan ditempatkan di depan Kawasan Stadion 29 November. Kemudian, tahun ini, arena cabor panahan di belakang Gedung Voli Indoor Jalan Tjilik Riwut juga akan ditimbun tanah dan pembangunan kanopi dengan anggaran Rp115 juta.

Pos terkait