PSHT Sumbang Bahan Pangan Untuk Pengungsi Banjir

Bawakan Sayuran, Gas Elpiji Hingga Kebutuhan Dapur

psht
SERAHKAN BAHAN PANGAN: penyerahan bantuan bahan pangan dari PSHT Cabang Pangkalan Bun secara simbolis di gedung PC NU Kobar, Sabtu (29/10/2022) (Syamsudin/Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Organisasi Pencak Silat, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pangkalan Bun, Pusat Madiun turut andil dalam membantu korban banjir, Sabtu (29/10/2022). Rombongan para pendekar ini membawakan sayur mayur segar, beserta bahan makanan lainnya yang diantar langsung ke pengungsian atau dapur umum.

Ada tiga titik yang disasar antara lain, pengungsian di GOR Kumpai Batu Atas (KBA), kemudian pengungsian di gedung PC NU Kobar dan Dapur Umum di eks Puskesmas Pelingkau. Ketua PSHT Cabang Pangkalan Bun, Pusat Madiun, Rudolf Deta mengatakan, bantuan yang di berikan beragam dengan harapan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pengungsi atau dapur umum.

Bacaan Lainnya

“Yang kita bawa berupa sayuran segar, elpiji, jajanan untuk anak-anak, tempe, bumbu- bumbu, telur, susu, roti dan sebagainya. semoga ini bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir,” jelas Rudolf Deta didampingi H. Sugito selaku pengurus Cabang PSHT.

Baca Juga :  RSSI Pangkalan Bun Siapkan Bangsal Pasien ODGJ

Mereka menjelaskan bahwa bantuan tersebut berdasarkan hasil penggalangan dana di simpang MDP, sekaligus juga dana dari swadaya para anggota PSHT. Total penggalangan dana mencapai Rp 53 Juta kemudian di belanjakan untuk di bagikan kepada korban banjir dan dapur umum. Saat ini pihaknya juga masih melakukan penggalangan dana di wilayah Pangkalan Banteng.

“Selain dibagikan saat ini, nanti juga pasca banjir akan kembali kita salurkan bantuan,” jelas Sugito menambahkan.

Selain penggalangan dana pihaknya juga menginstruksikan kepada para anggotanya untuk menjadi relawan disejumlah tempat untuk membantu para korban banjir. “Semua kita niatkan semata-mata untuk meringankan beban para korban banjir. Semoga banjir segera surut dan aktifitas kembali normal,” pungkasnya. (sam/sla)

Pos terkait