Puskesmas Teluk Bogam Gelar Jambore Kader Kesehatan

kepala puskesmas teluk bogam
JAMBORE: Puskesmas Teluk Bogam, Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar jambore kader kesehatan pada Rabu (21/6/2023)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Sebagai sarana edukasi dan promosi budaya hidup sehat Puskesmas Teluk Bogam, Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar jambore kader kesehatan pada Rabu (21/6). Jambore tersebut menampilkan sejumlah perlombaan antar kader kesehatan dari berbagai desa di wilayah kerja Puskesmas Teluk Bogam.

Ada lomba penyuluhan, cerdas cermat, memasak makanan tambahan untuk balita kurang gizi dan stunting, serta lomba yel-yel bertemakan cara hidup sehat. Disemarakkan juga dengan pameran kuliner sehat dan kerajinan tangan berbahan baku asal masing-masing desa peserta.

Bacaan Lainnya

Ada lima desa, yang mengikuti yaitu Sungai Bakau, Teluk Bogam, Keraya, Sabuai Timur, dan Sabuai. Kader kesehatan yang terlibat adalah Kader Posyandu Balita, Posyandu Lansia, Posyandu Remaja, Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular), Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Kader Kesehatan Lingkungan, dan Kader UKK (Usaha Kesehatan Kerja).

Mereka beradu penguasaan pengetahuan pada lomba cerdas cermat dan penyuluhan. Sedangkan keterampilan mengolah dan menyajikan makanan sehat terlihat dari lomba pengolahan makanan untuk anak kurang gizi dan stunting. Yang paling bikin heboh adalah lomba yel-yel.
Peserta tampak sangat total dalam membuat kreatifitas tarian dan yel-yel yang mengusung pesan pentingnya menerapkan sepuluh indikator perilaku hidup sehat (PHBS) di masyarakat.

Kepala Puskesmas Teluk Bogam, Sri Wahyuni menyebut, jambore ini dibuat untuk meningkatkan semangat dan kreatifitas kader kesehatan.
Secara konsep ini dipadukan dengan gagasan mengangkat potensi sumber daya alam dan ekonomi lokal masing-masing desa.

Menurutnya, membangun budaya hidup sehat berbasis dukungan sumber daya lokal di pesisir sangat penting, mengingat jarak wilayah ini dari rumah sakit sangat jauh. Ia berharap kedepannya Teluk Bogam bisa menjadi puskesmas rawat inap, atau mungkin rumah sakit pratama. “Sesuai dengan misi Puskesmas Teluk Bogam, Pesisir Sehat Tujuan Kami,” ucapnya.

Konsep jambore itu terbukti membuat stan pameran yang disediakan semarak. Stan Teluk Bogam, misalnya, memamerkan kerajinan olahan berbahan baku tempurung kelapa menjadi gelas, teko, hingga celengan tabungan. Kader kesehatan dari kelompok posyandu remaja-nya menyajikan vas bunga dari cangkang kerang. Makanan olahan berbahan baku khas pesisir yaitu ikan, seperti kerupuk, kerupuk basah, bakso, nugget, dan abon tersaji hampir di semua stan.

Dari bahan baku hasil bumi juga banyak disajikan. Ada wadak, ramuan rempah, jamu-jamuan berbahan jahe dan kunyit. Produk pertanian hortikultura dan sayur-sayuran. Masing-masing kader kesehatan desa tampak menunjukkan sajian yang khas. Keraya misalnya, selain menampilkan penganan kue basah yang disebut tampungas, juga menyajikan donat berbahan gembili. Sementara Desa Sabuai yang dikenal sebagai pusatnya kebun kelapa, menyajikan minyak kelapa dan virgin coconut oil (VCO).

Dukungan yang diberikan pemerintah desa kepada para kader kesehatannya sangat bagus, bukan hanya ikut membiayai kebutuhan kader-kadernya, para kepala desa dan perangkatnya juga ikut meramaikan kegiatan ini. “Kami berterima kasih pada kades, dan sejumlah pihak yang mendukung kesuksesan Jambore ini,” ucap Dokter Yuni. Sementara, Agus Supriono, mewakili Dinas Kesehatan mengapresiasi kegiatan jambore yang pertama digelar di Kabupaten Kobar, untuk tahun ini.

Menurut Agus, budaya hidup sehat penting untuk menghindari penyakit tidak menular (PTM) yang semakin banyak. Ada tiga penyakit utama di masyarakat, yaitu hipertensi, diabetes, dan yang berhubungan dengan masalah otot dan tulang. “Ada pustu, poskesdes, polindes. Di sana bisa cek rutin kesehatan. Puskesmas itu pusat kesehatan, bukan pusat kesakitan,” ujarnya.

Pos terkait