Ribuan Nakes Dapat Insentif Dobel, Kemenkes Minta Dikembalikan

Ribuan Nakes Dapat Insentif Dobel
Ilustrasi. (net)

JAKARTA – Dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ada 8.961 tenaga kesehatan yang mendapat dobel insentif Covid-19. Kementerian Kesehatan meminta agar tenaga kesehatan tersebut segera mengembalikan insentifnya.

Pada Jumat lalu (22/10), Kementerian Kesehatan mengundang 447 perwakilan rumah sakit dan puskesmas di 31 provinsi untuk rapat virtual. Rapat ini terkait pengumuman adanya dobel bayar insentif kepada tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19.

Bacaan Lainnya

”Kami tegaskan lagi bahwa ini ditujukan kepada nakes yang menerima dobel transfer,” Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan Kementerian Kesehatan dr Trisa Wahyuni Putri. Pembayaran lebih ini bisa dilihat jika dalam bulan yang sama menerima dua kali insentif.

Isu pengembalian insentif ini menjadi ramai di kalangan tenaga kesehatan. Trisa menegaskan bahwa pengembalian ini tidak berlaku bagi semua tenaga kesehatan.

Lebih lanjut Trisa mengatakan, dobel transfer ini terjadi dari dana pemerintah pusat. Artinya faskes yang langsung di bawah Kementerian Kesehatan. ”Tidak ada sangkut paut dengan daerah,” ujarnya. Dia sudah berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terkait pengembalian insentif ini.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Kemenkes Klaim Faskes Siap Tangani

Untuk memastikan nakes akan mengembalikan insentifnya, Trisa menyatakan tak akan ada unsur paksaan. Bahkan tidak ada sanksi. Namun, dia meyakini bahwa nakes akan tetap mengembalikan yang bukan haknya. Jika masih belum mengembalikan, maka Kemenkes memilih akan mengkomunikasikannya kepada nakes yang bersangkutan.

Atas kesalahan ini, Trisa mewakili Kementerian Kesehatan mengucapkan permohonan maaf. Dia berjanji kedepan hal ini tidak terjadi lagi. Trisa meyakinkan bahwa kedepan akan dilakukan perbaikan sistem pembayaran insentif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.