Rindu Sekolah Normal, Ratusan Pelajar Antusias Ikut Vaksinasi

PTM Masih Dijalankan Terbatas

vaksinasi pelajar SMP
VAKSINASI PELAJAR: Para pelajar SMPN 1 Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng saat mengikuti vaksinasi massal di sekolahnya, Selasa (12/10) (DOK.RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN-Ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah tampak antusias mengikuti vaksinasi massal Covid-19 bagi pelajar, Selasa (12/10). Sejak pagi mereka telah berkumpul untuk mengikuti vaksinasi pertama bagi pelajar SMP di wilayah kecamatan tersebut.

Kepala Puskesmas Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Sadikin mengungkapkan bahwa sasaran vaksinasi untuk pelajar di sekolah tersebut mencapai 397 orang, selain itu tim mereka juga melaksanakan vaksinasi massal untuk para Kader PKK dan masyarakat umum di Kantor Desa Simpang Berambai dengan jumlah ssaran mencapai 103 orang.

“Vaksinasi massal hari ini ada dua lokasi, untuk vaksinasi pelajar menggunakan vaksin Pfizer, sedangkan untuk Kader PKK menggunakan AstraZeneca,” ungkapnya.

Kepala SMP Negeri 1 Pangkalan Banteng Tukilah mengungkapkan bahwa vaksinasi berjalan lancar dan antusiasme anak didiknya cukup tinggi. “Sebelum hari pelaksanaan vaksinasi, semua murid kami minta untuk istirahat cukup agar kondisi tubuh cukup sehat saat menjalani suntik vaksin,” katanya.

Ia menyebut bahwa tingginya antusiasme anak didiknya karena mereka mengerti bahwa vaksinasi menjadi salah satu cara untuk membentuk imunitas  tubuh mereka agar mampu bertahan saat terjangkit Covid-19. “Mudah-mudahan tidak ada yang sampai tertular, tapi antusiasme anak-anak ini karena sebenarnya mereka rindu sekolah tatap muka. Dengan vaksinasi ini diharapkan pembelajaran bisa segera kembali normal,” harapnya.

Selain vaksinasi di SMP N 1 Pangkalan Banteng, vaksinasi serupa juga dilaksanakan di SMP N 1 Pangkalan Lada. Vaksinasi massal tersebut juga mendapat perhatian BUpati Kobar Hj Nurhidayah dan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

“Alhamdulillah ini berjalan lancar, tertib, dan banyak pelajar yang mengikuti vaksinasi. Tentu mereka juga sudah rindu untuk turun ke Sekolah dan belajar secara tatap muka langsung,” kata Nurhidayah disela kegiatan

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 dosis vaksin disediakan dengan kuota pelajar SMP sebanyak 352 orang dan masyarakat umum 148 orang. Jenis vaksin yang digunakan, untuk pelajar menggunakan jenis vaksin Pfizer dan masyarakat umum menggunakan jenis vaksin AstraZeneca.

“Melihat tingginya antusiasme pelajar ini dan dukungan orang tua, saya yakin target vaksinasi bagi usia remaja (pelajar) bisa segera tercapai sebelum akhir tahun ini. Dan semoga pembelajaran tatap muka secara normal bisa segera dilaksanakan ketika kondisi pandemi Covid-19 Kobar ini telah jauh berkurang,” harap Bupati.

Waspadai Gelombang Ketiga Kasus Covid-19

Di sisi lain menurunnya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tidak lantas membuat Satgas Covid-19 berpuas diri, justru saat ini masyarakat diminta untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas. Status level II penyebaran Covid-19 dapat dijadikan semangat bersama untuk terus menekan angka kasus agar terus menurun.

Kendati demikian, potensi terjadinya gelombang ketiga Covid-19 kemungkinan bisa terjadi bila masyarakat abai terhadap protokol kesehatan, sehingga perlu sikap waspada terhadap hal tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat Akhmad Rois menyampaikan bahwa berdasarkan prediksi para ahli gelombang ke tiga terjadi pada awal tahun 2022.

Namun tidak menutup kemungkinan bila masyarakat tidak patuh dan mengendorkan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan maka gelombang ke tiga dapat maju dan terjadi pada Desember 2021. “Prediksinya pada awal tahun 2022, namun bila masyarakat kendor dan tidak patuh maka maju di bulan Desember 2021,” ungkapnya, Selasa (12/10).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *