NANGA BULIK, radarsampit.com – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Lamandau periode 2024-2029 Rizky Aditya Putra dan Abdul Hamid mengantarkan berkas pendaftaran ke Kantor DPW Partai Nasdem Kalimantan Tengah, Kamis (2/5/2024).
Berkas tersebut diterima langsung tim sembilan yang merupakan panitia penjaringan calon kepala daerah.
Sebelumnya, berkas pendaftaran juga telah diserahkan ke Partai Demokrat, PDIP, Gerindra, dan PPP. Artinya, Rizky telah mendaftar di semua partai politik yang membuka pendaftaran, kecuali Partai Golkar yang dipastikan akan mengusung petahana, Hendra Lesmana.
”Semakin banyak partai yang bergabung dalam Koalisi Cinta Lamandau, maka akan semakin baik. Karena kita memang memerlukan banyak dukungan dari semua pihak yang memiliki visi dan misi yang sama, yakni memajukan Lamandau,” kata Rizky.
Dia menjelaskan, pendaftaran ke DPW Nasdem Kalteng dilakukan tepat di hari pendidikan nasional dengan harapan sebagai tanda bahwa masyarakat Lamandau akan semakin cerdas memilih pemimpin, tidak mudah terpecah belah akibat provokasi.
”Hati kami sehat dan kami mencintai Lamandau. Tidak ada kebencian, yang ada hanyalah kebersamaan. Kehadiran saya untuk ikut dalam kontestasi Pilkada Lamandau ini atas panggilan hati nurani, karena saya lahir di sini dan merasa punya panggilan jiwa untuk membangun Lamandau,” kata Ketua DPC Gerindra Kotawaringin Barat saat ditanya alasannya memilih mencalonkan diri di Lamandau.
Rizky tidak datang sendiri ke Nasdem Tower Palangka Raya. Selain didampingi bakal calon wakil bupati Abdul Hamid (Ketua DPC PPP Lamandau), dia juga ditemani sejumlah elite politik senior Lamandau, di antaranya Abidin Noor (mantan Ketua DPD Golkar Lamandau), Arba’i (penasihat PPP), Ujang Mawardi (mantan Ketua PAN Lamandau), Kapiyudin (mantan Ketua DPD Nasdem Lamandau), dan M Ramlan (mantan Ketua DPC PDIP dan DPD Nasdem Lamandau), Syaharani Kasmi (mantan Ketua DPD PKB, saat ini Ketua DPD partai PBB).
”Kami akan menerima dan memproses berkas pendaftaran pasangan bacalon ini dengan baik, karena sesuai mekanisme penjaringan, calon boleh mendaftar di DPD maupun DPW. Insa Allah jika rekom keluar kepada pasangan ini, kami akan sepenuhnya mendukung dan memenangkan, karena kami ingin di Lamandau terjadi perubahan, peningkatan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Ujang Iskandar usai menerima berkas pendaftaran.
Menurutnya, Rizky dan Hamid merupakan bakal calon kepala daerah pertama yang mendaftar langsung dalam bentuk paket berpasangan. Partai Nasdem akan berupaya mendukung calon yang terbaik sesuai mekanisme partai.
”Walaupun asalnya dari Gerindra, dari PPP, tapi nanti setelah jadi kan melebur semua. Tidak hanya dengan partai politik, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Semua harus dirangkul dan diberi makan. Pesan saya satu saja, kalau sudah jadi jangan sombong dan jangan melupakan pendukung maupun pemilihnya,” tegasnya.
Salah satu tokoh yang ikut mendampingi pendaftaran tersebut, Syahrani, mengungkapkan, saat ini berkembang isu bahwa kemunculan pasangan tandingan petahana itu seolah sebagai bentuk kebencian atau ketidakpuasan terhadap pemerintahan sebelumnya.
Dia menegaskan, pemilu merupakan amanat undang-undang untuk memilih pemimpin daerah setiap lima tahun sekali, sehingga masyarakat perlu berpikir dewasa, bahwa siapa pun yang memenuhi persyaratan sebagai calon kepala daerah dan memiliki visi dan misi untuk kemajuan daerah, sudah sewajarnya didukung. (mex/ign)








