PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng dan Persatuan Gereja Indonesia (PGI) wilayah Kalteng, telah mempersiapkan berbagai acara dan meluncurkan photobooth beserta pohon natal, sebagai upaya menyambut perayaan natal tahun 2023.
Seluruh rangkaian perayaan natal yang akan dilaksanakan pada tahun itu terlebih dahulu diawali dengan doa syukur, kata Ketua Panitia Perayaan Natal Pemprov Kalteng Sutoyo melalui rilis di Palangka Raya, Minggu (3/12/2023). “Doa syukur itu sebagai bentuk pengharapan agar berbagai rencana perayaan natal tahun 2023 dapat berjalan lancar dan penuh dengan sukacita melimpah,” ucapnya.
Dalam momentum bulan penuh sukacita ini, Pemprov kalteng menampilkan Photobooth dan Pohon Natal sebagai ikon sekaligus menyemarakan Natal Tahun 2023. Di mana photobooth ini tidak hanya berada di satu titik melainkan dua titik yakni GOR Serbaguna Indoor KM. 5 dan Taman Pasok Kameloh.
Sutoyo yang juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalteng itu pun berharap kepada masyarakat, khususnya umat kristiani yang ada di provinsi ini, menikmati dan memanfaatkan photobooth di dua tempat tersebut untuk berfoto layaknya seperti tahun-tahun sebelumnya di Bundaran Besar Kota Palangka Raya.
“Saya juga berharap dengan bantuan dari saudara terkasih semua bisa mengajak sanak saudara, keluarganya untuk sama-sama hadir pada perayaan Natal yang akan dilaksanakan tanggal 21 Desember 2023 supaya perayaan kita meriah,” kata Sutoyo.
Sementara itu, Ketua Pembinaan Mental dan Kerohanian Bidang Agama Kristen Pemprov Kalteng, Leonard S Ampung Menyampaikan bahwa bulan Desember ini ada bulan penuh sukacita bagi umat kristiani dalam mempersiapkan diri, hati dan pikiran untuk bersaksi bahwa Tuhan telah hadir untuk menyelamatkan umat manusia. “Mari sama-sama kita isi dan dukung perayaan natal tahun ini yang telah dipersiapkan panitia,” kata Leonard.
Ajang Silaturahmi
Sementarta itu, di Sampit, memasuki Desember, perayaan Natal di sejumlah gereja telah dimulai. Diawali dengan perayaan dari Kerukunan Warga Katingan (KWK). Ribuan warga Katingan yang berdomisili di Sampit bersilaturahmi dalam kegiatan tersebut.
Ketua KWK Kotim Filipus mengatakan, perayaan itu merupakan ajang silaturahmi sesama warga Katingan di Kota Sampit. Kebersamaan sangat penting untuk menunjukkan kekompakan.
”Dengan kebersamaan, kita akan semakin kenal satu sama lain, saling memahami, saling menghargai, jauh dari perselisihan, jauh dari permusuhan, sehingga pada akhirnya akan merasa aman, damai, dan sejahtera. Penuh sukacita tinggal di Kotim ini. Meningkatkan kepedulian sosial antarsesama, agar semakin peduli satu sama lain,” ujarnya, Minggu (3/12).
Ketua panitia kegiatan Yohanes Aridian Hernan mengatakan, dalam perayaan Natal terlihat rasa kekeluargaan dan kebersamaan di antara warga Katingan maupun warga jemaat lainnya. Agenda setahun sekali itu bisa jadi wadah sesama warga Katingan untuk saling bersinergi. ”Perayaan ini mengajak kita semua untuk saling tenggang rasa, seperti yang diajarkan dalam Alkitab,” kata Yohanes.
Dia berpesan agar rasa persaudaraan dan kekeluargaan hendaknya dipertahankan agar keselarasan dalam masyarakat tercapai. Dia mengharapkan dukungan, bantuan, dan partisipasi warga Katingan di Kotim terhadap semua program yang nanti akan dijalankan bersama, dan mengajak berpartisipasi aktif menyukseskan pesta demokrasi tahun 2024. ”Kita harus melaksanakan pesta demokrasi penuh dengan sukacita dan semangat,” katanya. (ant/ang/ign)








