PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba menjadi topik yang dipilih SMP Astra Agro Lestari dalam melaksanakan pendidikan penguatan karakter, Program Sekolah Penggerak (PSP), Kurikulum Merdeka.
Hal ini mendapat dukungan penuh oleh bidang CSR PT.GSIP-AMR. Untuk menegaskan program tersebut sekolah yang berada di Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawarigin Barat, Kalimantan Tengah ini mendatangkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional. Narasumber ini didatangkan untuk sosialisasi di hadapan 192 siswa dan wali murid, Jumat (27/10/2023).
Administratur PT.GSIP-AMR, Wan Wan Adi Kurnia mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya sekolah untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya narkotika di kalangan pelajar.

Menurutnya perkembangan teknologi dan informasi yang pesat sering kali menjadi salah satu jalan masuk peredaran narkoba di masyarakat. Lahir dan tumbuh di era digital membuat remaja saat ini memiliki kemampuan lebih baik dari orang tuanya untuk masalah teknologi. “Sehingga dikhawatirkan orang tua tidak mengetahui hal-hal terlarang yang dilakukan anaknya,” katanya.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala BNNK Kobar, AKBP Miga Nugroho. Selain menjadi pembicara, pihaknya juga mengapresiasi usaha sekolah dan dukungan perusahaan untuk melakukan tindakan preventif (pencegahan) sebagai upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
Dalam sambutannya AKBP Miga Nugroho memberikan motivasi kepada peserta sosialisasi tersebut. “Indonesia melalui amanat UUD 1945 bertujuan untuk melindungi segenap Bangsa Indonesia. Salah satunya adalah melindungi dari pengaruh narkoba. Keluarga, sekolah, dan masyarakat harus saling bekerja sama. Terlebih Indonesia memiliki Generasi Emas sebagai bonus demografi yang harus dijaga,” katanya
Sosialisasi itu dikemas secara menyenangkan, komunikatif, dan sukses menarik atensi dan partisipasi siswa serta orang tua. Selama kegiatan sosialisasi berlangsung juga diselingi dengan quiz dan pembagian doorprize. Acara yang berlangsung selama dua jam ini berjalan dengan meriah.
“Saya sampaikan terima kasih karena turut mengundang orang tua wali murid. Biasanya sosialisasi hanya diberikan untuk siswa. Padahal, penting sekali penyebaran informasi tentang bahaya narkoba untuk diketahui oleh semua pihak, termasuk orang tua,” kata Nevi Susanti, pemateri yang juga Kepala Seksi P2M BNNK Kobar.
Selain itu kegiatan juga tidak melulu membahas tentang narkotika. Acara dibuka dengan presentasi singkat Widya Wulan Hapsari dan Hendri Irwantoro dari SMP AAL, dengan sharing info mengenai perundungan dan bullying.
Keduanya merupakan perwakilan TPPK (Tim Pecegahan dan Penanganan Kekerasan) SMP Astra Agro Lestari. Bimbingan konseling bekerja sama dengan bidang teknologi informasi menyosialisasikan aplikasi online Lapor Bullying yang dikembangkan sebagai salah satu usaha sekolah dalam melaksanakan pendidikan inklusif, berkebhinekaan, dan aman bagi semua.
Tidak hanya siswa dan wali murid, turut datang dan mendukung kegiatan ini antara lain CSR dan staff PT.GSIP-AMR, komite sekolah, Kepala TK Lestari, dan Kepala SDS Astra Agro Lestari. (Niken Prah Utami, guru SMP Astra Agro Lestari)








