Truk CPO Terbalik di Lamandau, Dua Mobil Boks J&T Terjun ke Parit

kecelakaan yang melibatkan dua truk dan dua mobil boks
Kecelakaan yang melibatkan dua truk dan dua mobil boks milik J&T terjadi di Jalan Lintas Kalimantan, dekat SPBU dan rumah sakit di Kecamatan Bulik.

NANGA BULIK, Radarsampit.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk dan dua mobil boks J&T terjadi di Jalan Lintas Kalimantan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan truk pengangkut crude palm oil (CPO) terguling ke parit, sementara dua mobil boks mengalami kerusakan parah.

Kecelakaan terjadi di sekitar SPBU dan rumah sakit saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Kondisi jalan yang licin diperparah antrean kendaraan pengisi bahan bakar minyak (BBM) yang mengular hingga memenuhi bahu jalan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi kepolisian, insiden bermula ketika truk Mitsubishi roda delapan berwarna oranye yang dikemudikan Suratyo melaju dari arah Simpang Polres menuju Kujan. Kendaraan tersebut diperkirakan melaju dengan kecepatan 40 kilometer per jam.

Pada saat bersamaan, truk Isuzu roda enam berwarna putih yang dikemudikan Mulyana datang dari arah Kujan. Truk itu kemudian berbelok ke kanan menuju Simpang Polres. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan dari arah berlawanan tidak terhindarkan.

“Karena jaraknya sudah terlalu dekat, terjadi tabrakan depan-depan,” ungkap sumber kepolisian terkait kronologi kecelakaan tersebut.

Benturan keras membuat truk Mitsubishi kehilangan kendali dan menghantam dua mobil boks Grand Max berwarna putih yang terparkir di bahu jalan. Setelah itu, truk bermuatan CPO tersebut terguling ke parit hingga minyak sawit yang dibawanya tumpah ke lahan warga.

Kedua pengemudi truk dilaporkan mengalami luka-luka. Suratyo mengalami lecet pada pergelangan kaki kanan dan memar di tangan kanan. Sementara Mulyana mengalami luka lecet pada bagian wajah dan kepala. Adapun dua mobil boks J&T mengalami kerusakan berat akibat benturan.

Kasat Lantas Polres Lamandau AKP Dindin Mahmudin membenarkan kejadian tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami penyebab kecelakaan.

Antrean kendaraan di sekitar SPBU turut menjadi sorotan karena meluber hingga bahu jalan, termasuk di dekat fasilitas kesehatan. Sejumlah warga berharap pengelola SPBU bersama pihak terkait dapat menertibkan antrean agar tidak menghambat lalu lintas.

Pengendara juga diimbau mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras, terutama ketika melintasi ruas jalan dengan antrean kendaraan.

 

 

Pos terkait