RadarSampit.com – Vivo resmi meluncurkan Vivo X80 Series di pasar Indonesia. Hadir sebagai generasi terbaru lini flagship smartphone dari Vivo, handset ini diklaim akan membawa pengalaman baru berupa One Tap to Cinematic Professional Imaging dengan Dual-Flagship Chip dan Zeiss Optics.
Vivo X80 Series sebagai ponsel kelas bendera dipasarkan dengan harga tidak murah. Harga perangkat ini dibanderol dengan yang termurah berada di kisaran Rp 11 jutaan untuk varian X80 biasa dan Rp 15 jutaan untuk varian X80 Pro.
Hadie Mandala, Product Manager Vivo Indonesia mengatakan, di tengah kompetisi industri teknologi yang semakin agresif, Vivo tetap berusaha memberikan berbagai inovasi teknologi terbaru baik dari sisi desain, kamera, hingga peningkatan kinerja melalui peluncuran Vivo X80 Series.
“Kehadiran Vivo X80 Series ini diharapkan bisa memberikan kesempatan kepada konsumen untuk menikmati One Tap to Cinematic Professional Imaging cukup dengan menggunakan smartphone,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/7).
Sebagai kasta tertinggi, Vivo X80 Pro membawa spesifikasi yang lebih mumpuni. Smartphone ini mengandalkan kamera utama 50 MP Ultra-Sensing GNV Sensor.
Kamera utama Vivo X80 Pro turut mendukung fitur Zeiss Cinematic Style Bokeh yang diklaim mampu menangkap gambar dengan efek bokeh.
Di sektor dapur pacu, smartphone ini mengusung Dual-Flagship Chip yang menggabungkan chipset utama dengan chip Vivo V1+. Ini merupakan chip buatan Vivo yang ditujukan untuk mendukung pemotretan low-light yang lebih baik di kondisi lingkungan dengan tingkat kecerahan di bawah 1 Lux.
Lantas, apa yang membedakan Vivo X80 dengan X80 Pro?
Vivo X80 Pro hadir dengan chipset Snapdragon 8 Gen 1 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5 12 GB dan memori internal UFS 3.1 256 GB.
Di bagian layar, ponsel ini mengusung layar berukuran 6,78 inci dengan resolusi Quad HD+ dan tepian yang melengkung. Layarnya menggunakan panel E5 AMOLED LTPO yang mendukung refresh rate 1-120 Hz dan touch sampling rate 300 Hz.
Vivo memasangkan empat kamera belakang di X80 Pro yang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan sensor Samsung GNV, kamera ultra-wide 48 MP, kamera portrait 12 MP, dan periskop 8 MP yang menjanjikan optical zoom 5x.
Baterai 4.700 mAh dengan pengisian cepat 80W menggunakan kabel dan 50W secara wireless melengkapi spesifikasi Vivo X80 Pro. Ponsel ini menjalankan Funtouch OS 12 berbasis Android 12.
Sementara untuk Vivo X80 mengusung chipset MediaTek Dimensity 9000 sebagai otaknya yang dipadukan dengan RAM hingga 12 GB dan memori internal hingga 256 GB. Ponsel ini dilengkapi layar E5 AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate 120 Hz.
Vivo X80 mengusung tiga kamera belakang dengan konfigurasi kamera utama 50 MP, kamera ultra-wide 12 MP dan lensa portrait 12 MP. Kamera Vivo X80 dan X80 Pro sama-sama dilengkapi dengan Zeiss T* lens coating.
Kapasitas baterai Vivo X80 sedikit lebih kecil yaitu 4.500 mAh dengan pengisian cepat 80W. Sistem operasi yang digunakan sama seperti saudaranya yaitu Android 12 berbalut Funtouch OS 12.(JPG)








