Waspada, Luapan Sungai Kahayan Meninggi

sungai kahayan,bpbd palangka raya
Personel Polresta Palangka Raya saat melakukan patroli di Kawasan Jalan Mendawai dan Anoi terlihat adanya luapan air Sungai Kahayan.(istimewa)

PALANGKA RAYA-Curah hujan tinggi di wilayah Kota Palangka Raya, menimbulkan luapan air terlihat di daerah bantaran Sungai Kahayan. Seperti di Jalan Anoi, Mendawai dan lainnya.

Berdasarkan pemantauan debit air, hingga kemarin ada kenaikan sekitar 5 sentimeter sampai dengan 35 sentimeter. Luapan itu pun menyebabkan banjir di wilayah Kecamatan Pahandut, Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Sabangau dan Kecamatan Bukit Batu. Meski begitu belum ada warga terdampak serius lantaran kondisi sekarang.

Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan,sudah ada kenaikan debit air di Kawasan Kelurahan Palangka, Tanjung Pinang, Bereng Bengkel, dan Petuk Katimpun. Seperti di Kelurahan Tanjung Pinang tepatnya di kawasan Jalan Bakung Merang dan Jalan Bengaris V.

Kemudian di Kelurahan Bereng Bengkel, di titik ini akses jalan sudah terendam, begitu juga dengan Kelurahan Kameloh Baru. Petuk Katimpun ruas jalan mulai terendam oleh air.

“Kita memantau kenaikan debit air yang ada di Kelurahan Palangka, tepatnya di Jalan Anoi. Ketinggiannya antara 20 sentimeter hingga pinggang orang dewasa. Dan ada di Jalan Mendawai I ujung juga ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa,” katanya, Minggu (11/9).

Baca Juga :  Kalteng Tingkatkan Kesiagaan, Polisi Wajib Pakai Rompi Anti Peluru

Emi menambahkan, penyebab banjir ini merupakan kiriman dari Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Katingan. Karena air ini biasa mengalir dari hulu ke hilir.”Ini merupakan kiriman air dari kabupaten tetangga, dan Kota Palangka Raya berada di tengah antara dua kabupaten yang saat ini juga tengah dilanda banjir, jadi posisi air akan terkonsentrasi di tengah,” paparnya.

Pos terkait