SAMPIT, radarsampit.com – Kemah Besar Pramuka (KBP) Se-Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Tahun 2023 di Bumi Perkemahan Pramuka Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, turut diramaikan ribuan peserta dari Kotim. Yayasan Wilmar Bina Bangsa mengikutsertakan peserta didik dari SD, SMP, dan SMA. Pada kegiatan yang digelar beberapa waktu lalu, peserta didik dari Yayasan Wilmar Bina Bangsa panen prestasi.
Ketua Yayasan Wilmar Bina Bangsa Eko Yuliadi mengatakan, Wilmar Kalimantan Tengah (Central Kalimantan Project/CKP) menaruh perhatian besar pada dunia pendidikan dengan mengikuti Kemah Besar Pramuka Se-Kabupaten Kotim. Bahkan Yayasan Wilmar Bina Bangsa memberikan peluang untuk dunia pendidikan yang sangat luar biasa di bidang kepramukaan.
“Kegiatan Kemah Besar Pramuka di Bumi Perkemahan Pramuka Ujung Pandaran menghasilkan prestasi yang luar biasa. Bahkan bisa dikatakan memborong juara di berbagai lomba,” ujar Eko.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Yayasan Wilmar Bina Bangsa Siti Wahyuni menambahkan, Yayasan Wilmar Bina Bangsa bisa mendapatkan banyak juara karena para peserta berlatih dengan gigih dan saling bersinergi satu sama lain, supaya terciptanya kekompakan tim
“Kami memberikan ruang seluas-luasnya terhadap peserta didik untuk berkreativitas sesuai imajinasi mereka sehingga menghasilkan lomba-lomba yang mampu menjuarai di acara KBP,” kata Siti Wahyuni.
Di samping itu juga karena antar pendamping selalu bersinergi dan meningkatkan kompetensi dengan mengikuti perkembangan zaman di era milinial seperti saat ini.
Yayasan Wilmar Bina Bangsa juga memberikan perhatian terhadap para peserta KBP dengan memberikan fasilitas dan sarana prasarana yang menunjang kegiatan tersebut.
“Selain itu, adanya komunikasi yang baik antara kepala sekolah, pengurus yayasan dan manajemen perusahaan, untuk melihat perkembangan dan persiapan untuk mengikuti KBP,” terangnya.
Dirinya berharap, melalui kegiatan Kemah Besar Pramuka yang digelar pada 10–12 Maret 2023 lalu, dapat mendorong peserta didik untuk cinta terhadap Pramuka dengan mengamalkan Dasa Darma Pramuka, membangun jiwa mandiri, kuat, dan semangat juang tanpa ada kata menyerah bagi peserta didik.
“Kegiatan ini juga untuk menumbuhkan sikap gotong royong dan kekeluargaan semakin kuat, juga menambah teman, dan persaudaraan antara Gudep (Gugus Depan), peserta didik, pendamping dan sekolah,” ungkapnya.
Pada kegiatan tersebut, Yayasan Wilmar Bina Bangsa mengikutsertakan lima sekolah, yakni SMA Swasta Bina Bangsa 01 dengan jumlah 5 pendamping dan 26 peserta didik, SMP Bina Bangsa 01 dengan jumlah 5 pendamping dan 23 peserta didik, SMP Bina Bangsa 02 dengan jumlah 4 pendamping dan 29 peserta didik, SD Bina Bangsa 01 dengan jumlah 5 pendamping dan 26 peserta didik, serta SD Bina Bangsa 02 dengan jumlah 4 pendamping dan 23 peserta didik. Sehingga total keseluruhan yang menghadiri KBP dari Yayasan Wilmar Bina Bangsa berjumlah 23 pendamping dan 127 peserta didik.
Pembukaan Kemah Besar Pramuka Ujung Pandaran dihadiri langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor beserta Ketua Kwarcab Kotim Khairiah Halikinnor, dan jajaran Pemkab Kotim. Pada kesempatan itu Halikinnor berterima kasih dan mengapresiasi keikutsertaan sertaan Gerakan Pramuka di Kotim.
”Tahun ini Kemah Besar Pramuka dapat diikuti banyak peserta dan semakin meriah,” kata Halikinnor.
Tema KBP tahun 2023 ini adalah Pramuka Wadah Pengembangan Kreativitas Generasi Milenial. Halikinnor berpesan sebagai orang pramuka harus mengikuti perkembangan zaman. “Jadikanlah status milenial sebagai pandu pramuka untuk bangsa,” pesannya.








