Agustiar Ajak Jalani Ramadan dengan Kesederhanaan

Agustiar Sabran
Agustiar Sabran

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Anggota DPR RI dapil Kalimantan Tengah, sekaligus  Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng Agustiar Sabran, mengajak masyarakat Bumi Tambun Bungai untuk terus menjaga kerukunan dan ketentraman. Sekaligus menjalani Ramadan 1444 H/2023 M dengan penuh kesederhanaan dan rasa kebersamaan.

”Kami mengajak masyarakat tetap menjaga kedamaian, saling menghormati dan menjaga kerukunan yang telah terbina selama ini. Kita jaga kesucian bulan yang penuh berkah ini,” kata Agustiar, kemarin (2/4).

Bacaan Lainnya

Agustiar juga mengajak masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT di bulan yang penuh hikmah, yakni dengan menjalankan ibadah puasa dengan tenang. Dengan demikian, keamanan dan ketentraman akan terjaga serta kerukunan masyarakat semakin kokoh.

Politikus PDIP ini juga mengajak masyarakat lebih ikhlas dalam menjalani Ramadan. Selain itu, mendukung berbagai upaya pemerintah untuk lebih baik. ”Ramadan tahun ini jalani dengan hati yang tulus, hati yang ikhlas, oleh umat. Mari kita hargai pemerintah. Kita hargai orang yang telah mematuhi aturan dan imbauan,” ujarnya.

Menurut Agustiar, bulan suci Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan, ampunan, dan rahmat serta kasih sayang dari Allah SWT.  Diwajibkan kepada seluruh umat Islam untuk melaksanakan ibadah puasa agar menjadi orang-orang bertakwa, seperti dinyatakan pada QS Al-Baqarah 183, yakni, ”Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Dia menambahkan, menjalankan ibadah puasa memiliki banyak keutamaan, baik untuk diri sendiri maupun hubungan sesama manusia, serta hubungan dengan Allah SWT.

”Hikmah menjalankan ibadah puasa berkaitan erat dengan amalan puasa yang dijalani. Tidak terbatas hanya dengan menahan lapar dan dahaga, namun berkaitan pula dengan menjalankan amalan ibadah Ramadan lainnya, seperti bersedekah, iktikaf, membaca Alquran, salat tarawih, menghindarkan diri dari perbuatan yang haram, serta kegiatan lain dalam kehidupan ini,” ujarnya.

Dia menekankan, bulan Ramadan  diharapkan mampu menjadi pilar dan motivasi bagi seluruh masyarakat agar tidak bermalas-malasan bekerja, tetapi berupaya meningkatkan disiplin diri dan etos kerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

”Karena kita melakukan semua pekerjaan dengan niat karena Allah dan tentunya disertai doa agar apa yang dikerjakan selalu berada di jalan yang lurus dan diridai Allah SWT,” harapnya.

Agustiar mengajak masyarakat menjadikan bulan Ramadan sebagai ajang memperkuat iman dan takwa. Sekaligus menjaga nafsu diri agar tidak merusak, baik kehidupan rumah tangga, sosial masyarakat, dan lainnya.

”Di bulan puasa inilah kita melatih keimanan dan mengelola hawa nafsu dengan baik. Mari manfaatkan momentum ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” kata dia.

Selain itu, Agustiar juga berharap masyarakat menjaga kesehatan dalam melaksanakan ibadah puasa. Puasa tidak membuat bertambah lemah. Sebaliknya, harus lebih kuat karena puasa dinilai sehat.

”Kalau dalam menjalankan ibadah puasa malam lemah, maka pola makan harus diubah dengan yang lebih bergizi,” katanya. (daq/ign)

Pos terkait