PALANGKA RAYA, RadarSampit.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran mengajak masyarakat untuk meneladani sikap Nabi Ibrahim dalam berkurban. Hal itu sangat tepat dilakukan dalam momentum Hari Raya Iduladha 1443 H.
Ketua Dewan Adat Dayak Kalteng ini juga berharap melalui Iduladha, masyarakat mendapatkan rahmat, keberkahan, maghfirah, dan hidayah dari Allah SWT. ”Selamat merayakan Iduladha untuk seluruh jemaah haji dan umat Islam di Indonesia. Mari kita semua merayakan dengan gembira dan melaksanakan kurban sebagaimana tuntunan Nabi Ibrahim kepada kita semua. Saya pun menyampaikan mohon maaf lahir batin atas segala khilaf, tutur kata, maupun perbuatan,” ujar Agustiar Sabran, kemarin.
Agustiar menuturkan, berhaji maupun kurban merupakan simbolisasi dari keikhlasan. Keikhlasan sebagai manusia di hadapan Allah SWT. ”Kurban itu simbolisasi keikhlasan kita. Jiwa-jiwa besar kita kepada bangsa dan negara. Semoga saudara-saudara kita yang mampu bisa melaksanakan kurban sebagai simbolisasi jiwa besar yang kita butuhkan bagi negeri dan bangsa kita ini,” katanya.
Agustiar juga berharap warga dapat merayakan Iduladha dengan penuh makna, sekalipun pandemi Covid-19 masih ada. ”Saya mengajak umat muslim berserah dan bersyukur di hari yang suci ini. Mensyukuri nikmat yang diberikan Sang Maha Kuasa bisa menjadi salah satu cara dalam memaknai Iduladha. Jadikan Iduladha sebagai momentum untuk melatih keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan perintah Allah SWT,” kata politikus PDIP ini.
Lebih lanjut Agustiar mengatakan, Hari Raya Iduladha merupakan momen berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, hari raya kurban diharapkan dapat meneguhkan keimanan serta menumbuhkan kasih sayang terhadap sesama.
”Dalam semangat berkurban, mari kita capai kerendahan hati dan kepedulian pada sesama. Saya juga mendoakan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Insya Allah menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Agustiar menambahkan, esensi pemaknaan kurban perlu diperluas di tengah situasi pandemi Covid-19. Dan meneladani Nabi Ibrahim yang mendahulukan perintah Allah SWT untuk berkurban, dibanding kepentingannya sendiri.
”Iduladha adalah momen di mana kita mengingat kembali pengorbanan yang dilakukan Nabi Ibrahim yang mendahulukan perintah Allah SWT di atas kepentingannya sendiri. Sikap Nabi Ibrahim itu harus kita teladani,” katanya.
Sementara itu, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Kalteng melaksanakan pawai takbir menyambut Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah/2022 M di Halaman Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Sabtu (9/7). Kegiatan dimeriahkan dengan lomba mobil atau kendaraan hias dan motor hias berhadiah sapi untuk juara 1, kambing juara 2, dan kulkas untuk juara 3. Sebanyak 68 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua Panitia PHBI Provinsi Kalteng Abdul Wahid mengatakan, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya pawai tersebut. ”Alhamdulilah kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan cuaca yang cukup mendukung. Kita bertakbir membesarkan kebesaran Allah SWT,” ujarnya. (daq/ewa/ign)








