Air Sungai Meluap, 10 Desa di Pulpis Kebanjiran

banjir
BANJIR : Tim TRC BPBD Kabupaten Pulang Pisau saat melakukan peninjauan rumah warga yang terendam banjir. BPBD PULPIS FOR RADAR SAMPIT

PULANG PISAU, radarsampit.com –  Sebanyak 10 desa di tiga kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Kalimantan Tengah kembali terendam banjir dengan ketinggian air rata-rata ksiaran 40 hingga 80 centimeter pada titik terdalam.

Bencana banjir ini dibenarkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulpis, Osa Maliki.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan data yang dihimpun TRC BPBD, banjir mengenangi 10 desa ini sifatnya fluktuatif atau air pasang surut. Tiga kecamatan yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Banama Tingang ada enam desa yaitu Desa Tangkahen, Desa Pahawan, Desa Hurung, Desa Ramang, Desa Hanua, dan Desa Tambak,” kata Osa, Selasa (22/11).

Osa menambahkan, di Kecamatan Kahayan Tengah meliputi Desa Penda Barania dan Desa Tanjung Sangalang. Kecamatan Jabiren Raya ada dua desa yang terdampak yakni Desa Tanjung Taruna dan Desa Tumbang Nusa.

Baca Juga :  Lamandau Aktifkan Rumah Isolasi Pasien

“Intensitas curah hujan sangat tinggi menyebabkan ada peningkatan volume air sekitar 26 persen, sehingga memicu terjadinya banjir. Karena sungai Kahayan tidak mampu menampung debit air yang kian bertambah dengan terjadi luapan Sungai Rungan,” terangnya.

Sementara, terkait peningkatan status siaga darurat banjir sebagai upaya penanggulanan bencana secara terpadu, Osa Maliki mengungkapkan bahwa pihaknya secara intensif melakukan analisa perkembangan banjir di berapa desa.

“Kami terus melaporkan kondisi di lapangan kepada pimpinan daerah agar mendapatkan arahan bagaimana langkah selanjutnya dalam penanganan banjir yang kembali terjadi di tiga kecamatan ini,” imbuhnya. (der/fm)

 

Pos terkait