Balap Liar Kumat Lagi, Jokinya Kembali Bangkit meski Terpental dari Motor

ilustrasi balap liar
Ilustrasi. (M Faisal/Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Setelah sempat menghilang beberapa lama, aksi balap liar kembali meresahkan masyarakat Kota Pangkalan Bun. Pembalap liar kembali adu cepat di jalanan sejak sebulan terakhir. Aksi berbahaya tersebut mereka lakukan setiap malam akhir pekan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Baru.

Informasi dihimpun, start bersama dilakukan dari dua titik. Apabila adu cepat dilakukan ketika traffic light masih menyala, start dimulai di Simpang Hastarini. Namun, bila lampu merah padam, belasan motor mengambil start dari simpang L Pelingkau. Belasan motor meluncur dengan kecepatan tinggi hingga finish di bawah turunan Misbar.

Bacaan Lainnya

Aksi tersebut dilakukan berulang. Bahkan hingga menjelang dini hari. Padahal, di simpang 4 Hastarini kendaraan yang melintas masih terbilang padat hingga tengah malam.

Warga setempat bukan tanpa reaksi. Sebelumnya, kawasan Simpang Empat Hastarini menjadi wadah tongkrongan puluhan kendaraan roda dua yang siap adu cepat. Warga yang gerah membubarkan hingga membawa alat pemukul.

Baca Juga :  Pakai Uang Desa untuk Foya-Foya

”Kambuh lagi mereka. Akhir-akhir ini ada dua titik mereka memulai balapan di simpang L Pelingkau dengan di sini simpang empat. Mereka putar balik di belokan turunan Misbar,” ungkap warga Kelurahan Baru, Randi, Minggu (21/5).

Dia mengaku tak mengetahui asal sejumlah remaja itu. Mereka seolah sudah janjian berkumpul di titik tertentu. Di atas pukul 22.00 WIB, mereka baru mulai balapan.

Dia melanjutkan, balap liar itu menggunakan kendaraan jenis matic hingga trail, seperti CRF dan KLX. Sebagian besar pelakunya berusia sekolah. Saat balapan, tidak mengenakan alat keselamatan.

Anggota Balakar Huma Singgah Itah Agung sempat menyaksikan satu pembalap liar terpelanting dari kendaraannya saat membersihkan tumpahan material di jalan. Namun, peristiwa tersebut tidak mereka hiraukan, lantaran remaja tersebut langsung bangkit dan kembali memacu kendaraannya.

”Saya asyik saja membersihkan tumpahan material. Tak saya perhatikan. Setelah saya lirik, kembali bangkit dan entah ke mana dia,” ujarnya.



Pos terkait