Berniat Pulang ke Jawa, Anak di Lamandau Nekat Jalan Kaki Puluhan Kilometer

anak jalan kaki
DITOLONG WARGA: Polisi bersama warga mengamankan seorang anak (yang ditemukan jalan kaki puluhan kilometer di jalan Trans-Kalimantan poros Kalteng-Kalbar, Kabupaten Lamandau. (IST/RADAR SAMPIT)

NANGA BULIK, radarsampit.com – Seorang anak berusia 14 tahun di Kabupaten Lamandau, nekat kabur dari rumah dengan berjalan kaki. Remaja itu ditemukan di jalan Trans Kalimantan poros Kalteng-Kalbar berjalan kaki seorang diri. Dia melakukan itu karena ingin pulang ke Jawa.

Setelah berjalan kaki sekitar 40 km di daerah Kecamatan Sematu Jaya, anak berinisial AA tersebut ditolong warga. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek setempat.

Bacaan Lainnya
Pasang Iklan

”Benar, ditemukan seorang anak berjalan sendirian di jalan Trans Kalimantan oleh seorang warga, yang kemudian dilaporkan ke Polsek,” kata Kapolres Lamandau melalui Kapolsek Sematu Jaya Iptu Marzuki, Minggu (7/5).

Personel Polsek Sematu Jaya kemudian memfasilitasi dan mempertemukan kembali anak tersebut dengan kedua orang tuanya.

Marzuki menuturkan, anak tersebut berjalan kaki seorang diri pada Sabtu (6/5) lalu, sekitar pukul 10.00 WIB. Seorang warga, Taslim, ketika melihat anak tersebut, kemudian membuntutinya.

Baca Juga :  Predator Anak di Lamandau Dihukum 14 Tahun Penjara

”Warga itu menanyakan kepada anak tersebut dari mana dan mau ke mana. Anak tersebut  menjawab berasal dari areal PT SMG AF. 08 dan baru empat hari tinggal di wilayah perusahaan itu, karena orang tuanya baru saja bekerja di perusahaan,” ujarnya.

Anak tersebut mengaku ingin menuju Pelabuhan Kumai. Dia berniat pulang ke Jawa, namun tidak memiliki uang dan belum makan. Taslim yang iba lalu membawa anak itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Sematu Jaya untuk meminta bantuan dan menghubungi keluarga anak tersebut.

”Kami interogasi, kemudian melacak orang tuanya. Setelah terhubung, orang tuanya datang ke Polsek dan kami serahkan,” ujarnya.

Marzuki mengimbau kepada orang tua agar mengawasi anaknya di manapun berada, sehingga keberadaan anak tetap terpantau dengan aman. ”Semoga kejadian ini tidak terulang kembali. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak sehingga AA kini bisa kembali berkumpul dengan keluarganya,” katanya. (mex/ign)



Pos terkait