SAMPIT, radarsampit.com – Dokter gigi Ari Wijayanto resmi melepas jabatannya sebagai Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan. Kini, Nadia Rini dipercaya menggantikan posisi sebagai Ketua PDGI Kotim dan Seruyan periode 2022-2025.
Pergantian jabatan tersebut disepakati melalui musyawarah cabang PDGI Kotim yang dilaksanakan di Hotel Midtown pada Jumat (19/8). Selain dokter yang bertugas di Kotim, kegiatan juga dihadiri oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kotim Anggun Iman Hernawan Sp Okupasi dan Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi menyampaikan bahwa pelayanan kedokteran gigi berada dalam strata pelayanan primer dan sekunder. Dimana, setiap dokter gigi yang bertugas harus memiliki komitmen untuk mengembangkan diri dalam meningkatkan profesionalisme dan mengupdate pengetahuan dan keterampilan profesinya sesuai dengan standar kompetensi dokter gigi di Indonesia.
”Pelayanan gigi dan mulut lebih banyak melakukan tindakan medis sehingga para dokter wajib memiliki STR (surat tanda register) dan SIP (surat izin praktik) yang masih berlaku dan jangan terlambat karena STR dan SIP sebagai dasar penting para dokter gigi memiliki legalitas dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” kata Umar Kaderi.
Umar juga mengapresiasi pelaksanan muscab PDGI Cabang Kotim dan Seruyan. Karena, menurutnya melalui muscab dalam pemilihan pengurus yang baru bisa menjadi bagian dari penyegaran program dalam organisasi PDGI serta menjadi bahan evaluasi atas program yang sudah dan belum tercapai.
”Yang terpenting anggota PDGI di Kotim dan Seruyan dapat melakukan terobosan terbaru dalam pengembangan program kegiatan. Saya harap PDGI Kotim dapat terus menjaga koordinasi, komunikasi dan sinergitas yang sejalan dengan program kesehatan di Pemkab Kotim serta dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kotim dalam hal kesehatan gigi dan mulut,” ujarnya.
Umar berpesan kepada pengurus PDGI Kotim dan Seruyan terpilih agar terus meningkatkan profesionalitas kerja dan kompetensinya serta diharapkan terus aktif mengikuti kegiatan seminar dan bakti sosial.
”Saya ucapkan selamat kepada Ketua PDGI Kotim dan Seruyan yang terpilih, semoga ke depannya PDGI Kotim dapat terus menjalankan program-programnya dengan baik dan maksimal,” ucapnya seraya membuka kegiatan muscab PDGI Kotim dan Seruyan.
Ketua PDGI Kotim dan Seruyan Ari Wijayanto menuturkan, muscab pemilihan Ketua PDGI Kotim dan Seruyan dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Namun, dikarenakan masa pandemi Covid-19 yang terjadi selama dua tahun terakhir, muscab baru dapat dilaksanakan tahun ini.
”Masa kepengurusan PDGI Kotim dan Seruyan dimulai dari 2017-2020. Dikarenakan, pandemi masa kepengurusan diperpanjang dan setelah pengurus besar PDGI mengadakan kongres, kami diminta dari PDGI Kalteng untuk melaksanakan muscab ditingkat kabupaten,” kata Ari.
Ari mengatakan, sejak dibentuknya PDGI Kotim pada tahun 2005 lalu hanya ada lima anggota yang tergabung. Setiap tahun anggota PDGI Kotim terus bertambah. Dari 23 dokter gigi ditahun 2017, bertambah menjadi 46 dokter gigi yang terdaftar sebagai anggota di PDGI Kotim sampai dengan tahun 2022 ini.
”Sekarang sudah ada 41 anggota (dokter gigi) di Kotim dan lima dokter gigi lainnya bertugas di Seruyan. 45 anggota sudah memiliki akun aktif dan satu anggota belum memiliki akun aktif kami harapkan dapat segera mengaktifkan akunnya,” ujarnya.








