Bupati Kotim Minta Warga Hati-Hati Selfie di Terowongan Nur Mentaya, Ada Apa?

terowongan nur mentaya
NYALA PERDANA: Bupati Kotim Halikinnor bersama unsur Forkopimda Kotim berfoto bersama usai melakukan nyala perdana di Terowongan Nur Mentaya, Jalan Tjilik Riwut Sampit, Sabtu (10/12). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Tjilik Riwut, Sampit, telah dinyalakan oleh Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mulai Sabtu (10/12) malam. Prosesi penyalaan lampu yang dipusatkan di depan Puskesmas Baamang II Kecamatan Baamang.

Penerangan dengan tiang lengkung itu dinamai Terowongan Nur Mentaya itu. Acara dihadiri Bupati Kotim Halikinnor didampingi Wakil Bupati Kotim Irawati, Sekda Kotim Fajrurrahman, Kepala Dinas Perhubungan Kotim Johny Tangkere, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kotim.

Bacaan Lainnya

Kehadiran orang nomor satu di Kotim yang didampingi istrinya Khairiah Halikinnor telah dinantikan oleh warga yang telah ramai menunggu di sisi jalan kawasan Terowongan Nur Mentaya untuk melihat langsung lampu tiang lengkung tersebut nyala.

Bel yang dibunyikan oleh Halikinnor bersama dengan unsur Forkopimda yang menandakan Terowongan Nur Mentaya menyala  langsung disambut tepuk tangan warga. Tak sedikit warga yang mengabadikan momentum tersebut menggunakan telepon seluler mereka.

Penyalaan perdana tersebut seketika membuat jalan di kawasan tersebut terang benderang. Halikinnor bersama unsur Forkopimda lainnya pun tak ingin melewatkan momentum itu, Halikinnor berfoto bersama dan berselfie dengan para awak media dengan latar Terowongan Nur Cahaya.

Meskipun masih menggunakan tongkat karena sedang dalam masa pemulihan pascaoperasi lutut, tak menyurutkan semangat Halikinnor untuk melakukan penyalaan perdana pada hari itu, bahkan  berbaur bersama warga melihat keindahan lampu tiang lengkung yang saat ini telah menjadi salah satu kebanggaan Kotim.

Pada kesempatan itu Halikinnor mengatakan akan membangun pos satpol PP untuk menjaga kawasan Terowongan Nur Mentaya dari tangan-tangan jahil. Halikinnor meminta masyarakat untuk IKUT menjaga dan memelihara Terowongan Nur Mentaya.

“Kita bangga tapi harus kita jaga, jangan kita rusak, utamanya masyarakat saya minta menjaganya. Ini betul-betul jadi ikon baru Kotim saya mohon betul-betul dijaga, pelihara dengan baik,” tandasnya.

Halikinnor juga mengajak masyarakat untuk mengikuti  lomba foto selfie dan video pendek di Terowongan Nur Mentaya. Tujuan digelarnya lomba tersebut agar ikon wisata baru itu semakin dikenal masyarakat secara luas tidak hanya masyarakat Kotim tetapi juga warga luar daerah, untuk menarik minat wisatawan datang ke Sampit.

“Videonya maksimal dua menit, dan yang berfoto selfie hati-hati, di jangan sampai lengah, kalau tertabrak nanti jadi masalah,” sebutnya.

Lomba diberikan waktu cukup mulai 10 Desember 2022 hingga 6 Januari 2023 mendatang. Pihaknya menyediakan hadiah menarik dengan total jutaan rupiah, yang akan diberikan kepada juara 1, 2 dan 3 untuk masing-masing kategori. Pemenang akan diumumkan pada hari puncak perayaan hari jadi Kotim pada Januari mendatang. (yn/yit)

Pos terkait