Dudung dan Hasto Dapat Gelar Kehormatan dari DAD

ketua dad kalteng
Ketua DAD Kalteng Agustiar Sabran s memasangkan pakaian adat Dayak kepada Sekjen PDIP Hasto Krisyanto dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman kemarin (16/7)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com – Dewan Adat Dayak Provinsi Kalteng memberikan nama kehormatan kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yakni Mantir Hai Panambahan. DAD juga memberikan gelar kehormatan kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, yakni Mantir Hai Panahbahan, Antang Pasihai Karambang Pulau Mandereh Danum, Hambat Nusa Hapamantai Tambuyn, Tisan Marutai Paluru Barantai, Mandui Asep Sanwa Laut. Artinya satu orang pemberani dan bijaksana serta cerdas untuk menjaga keutuhan NKRI.

Dudung juga diterima sebagai masyarakat adat Dayak Kalimantan Tengah.

Kedatangan dua tokoh itu diterima secara langsung oleh Ketua DAD Kalteng Agustiar Sabran, Dandrem, Rektor UPR, Wakapolda, Gubernur Kalteng, Wagub dan pejabat lain dari pemerintah, TNI, dan Polri di Bandara Tjilik Riwut, Sabtu (16/7).

Ketua DAD Kalteng Agustiar menyampaikan, kedatangan kedua tokoh menjadi berkah untuk Bumi Tambun Bungai. “Semoga Kalteng semakin berkah dan terus menjaga falsafah huma betang,” harapnya.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman bangga atas gelar kehormatan dari masyarakat Dayak. Ia datang ke Bumi Tambun Bungai lantaran rindu dengan masyarakat Kalteng. Kunjungan sekaligus melakukan pengecekan kepada personel TNI di Kalteng.

“Suatu kehormatan dalam gelar adat ini. Ada konsekuensi secara pribadi menjaga masyarakat Kalteng bersatu cinta NKRI,” tandasnya.

Sekjen DAD Yulindra Dedy mengatakan bahwa pemberian gelar ini disepakati oleh DAD Kalteng dan forum Damang. Untuk Hasto Kristiyanto diberikan papeteh atau pesan dan harapan serta diangkat sebagai warga kehormatan masyarakat adat Dayak, sehingga sudah menjadi keluarga besar keluarga dari masyarakat Dayak.

“Di dalam papeteh itu diberikan kepada beliau agar datang ke Kalteng bisa menjalankan tugas untuk membantu Kalteng meningkatkan sumber daya manusia di Kalteng,” ujarnya.

Sementara Jenderal TNI Dudung Abdurachman mendapat gelar kehormatan Mantir Hai Penambahan yang berarti pemimpin negara pemilik keberanian dan kemampuan menjaga NKRI.

“Dengan gelar itu maka sah sebagai warga kehormatan Kalteng, maka perhatian dari TNI kepada masyarkat Kalteng semakin dirasakan, tidak hanya dalam pembinaan generasi muda tetapi juga pengembangan di Bumi Tambun Bungai,” tuturnya.

Dua tokoh tersebut menghadiri acara Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan dan menjadi narasumber di Universitas Palangka Raya. “Ini menjadi kebanggaan bagi kita, kedua tokoh menjadi inspirasi bagi Kalteng, maka itu pantaslah mendapatkan kehormatan tersebut,” tandasnya.

Kedatangan keduanya disambut prosesi adat Kalteng dan tarian adat lokal. Keduanya datang dengan penjagaan ketat. Terlihat juga dalam menyambut, yakni Sekda Kalteng dan beberapa tokoh adat Dayak Kalteng, termasuk Sekjen PDIP Kalteng Sigit K Yulianto dan pengurus organisasi adat di wilayah Kalteng. (daq/yit)

Pos terkait