Inflasi Terkendali, Pemprov Kalteng Tetap Gencarkan Pasar Penyeimbang

pasar penyeimbang gubernur
TETAP DIGENCARKAN: Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Wagub Kalteng H Edy Pratowo saat berada di pasar penyeimbang. (IST/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengatakan, inflasi di Kalteng masih dalam posisi aman. Meski demikian operasi pasar penyeimbang tetap digencarkan.

”Pemerintah provinsi terus melaksanakan kegiatan pasar penyeimbang di semua wilayah kabupaten/kota se-Kalteng, dengan harapan inflasi tetap terjaga dan posisi kenaikan harga di beberapa bahan pokok tidak mengalami lonjakan,” kata Edy Pratowo usai Rakor Pengendalian Inflasi bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual dari Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (17/4).

Bacaan Lainnya

Edy melanjutkan, komoditas paling penting untuk dilakukan pengecekan adalah beras, ayam ras, daging, minyak goreng, dan sembilan bahan pokok lainnya.

”Apalagi menjelang Lebaran, kita tidak tahu apakah ada fluktuasi harga kenaikan. Untuk itu, pemerintah bersama Satgas Pangan dan TPID tetap gencarkan pasar penyeimbang untuk stabilitas harga,” katanya.

Baca Juga :  Dilanda Dualisme, Pemprov Kalteng Akui Karang Taruna Kubu Chandra

Sementara itu, dalam rapat koordinasi, Tito mengatakan, inflasi Indonesia saat ini berada di urutan 46 dari 186 negara dengan inflasi terendah 4,97 persen (y-o-y). Pada tingkat negara G20, Indonesia berada di urutan 8 dari 24 negara, dan di ASEAN urutan 6 dari 11 negara.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini mengatakan, inflasi nasional di triwulan I tahun 2023 relatif terkendali. ”Komoditas beras, telur ayam ras, minyak goreng, dan daging ayam ras terpantau masih berpotensi memberikan andil inflasi di bulan April 2023. Sedangkan cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah terus mengalami penurunan harga sampai minggu kedua April,” ujarnya. (ewa/ign)



Pos terkait