Inilah 14 Korban Kecelakaan Maut Bus Pariwisata SMK TI Bali Global Badung

bus pariwisata
Kecelakaan bus pariwisata

Radarsampit.com – Empat nyawa melayang akibat bus pariwisata mengalami rem blong di Kota Batu, Jawa Timur. Di antara korban bus pariwisata maut asal Bali dengan nomor polisi DK 7942 GB salah satunya bayi berusia 20 bulan.

Insiden nahas itu diketahui terjadi pada Rabu (8/1) sekitar pukul 19.15 WIB. Saat kejadian, bus pariwisata membawa rombongan SMK TI Bali Global Badung yang sedang melakukan kegiatan kunjungan industri.

Bacaan Lainnya

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan bahwa bus pariwisata mengalami kehilangan kendali saat melaju kencang dari arah Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Batu.

“Waktu itu jalur lumayan padat, jadi bus alami rem blong saat berada di Jalan Imam Bonjol yang menurun dan berhenti di depan SMPN 3 Batu (menabrak pohon) Jalan Raya Beji,” ujar AKBP Andi, Kamis (9/1).

Ia juga mengatakan korban tewas sementara ini berjumlah empat orang, sedangkan korban luka akibat kecelakaan bus itu, yang terdata mencapai delapan orang.

Dikutip Radar Malang (Jawa Pos Grup), kecelakaan maut itu melibatkan belasan kendaraan yang ada di Jalan Imam Bonjol, Jalan Pattimura, dan Jalan Ir Soekarno. Atas insiden ini, empat orang dilaporkan meninggal dunia.

“Korban meninggal ada empat orang, serta beberapa mengalami luka-luka, masih kami data. Busnya itu dari Bali, penyebab (kecelakaan) kami masih mempelajari atau mendalami lagi,” imbuhnya.

Kecelakaan tragis dialami rombongan bus pariwisata pada Rabu malam (8/1/2025) di sekitar Lippo Plaza Batu, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.

Sebuah bus wisata dengan nomor polisi DK 7942 GB kehilangan kendali sekitar pukul 19.29 WIB dan menabrak sejumlah kendaraan di sepanjang jalan.

“Bus ini berasal dari Bali dan hendak kembali ke sana,” ujar Nadin, salah seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian dikutip dari Radar Jogja.

Imam Rosyadi (36), pemilik mobil Mitsubishi L300 bernomor polisi N 1764 HD, menjadi salah satu korban selamat dalam insiden ini. Ia menceritakan bagaimana mobilnya turut dihantam bus.

“Saat itu, mobil saya sedang diparkir di tepi Jalan Imam Bonjol karena saya sedang mengantar anak ke klinik mata,” ungkapnya.

Beruntung, Imam beserta keluarganya sudah keluar dari mobil sekitar lima menit sebelum kejadian. Namun, bus yang melaju dengan kecepatan tinggi menyeret mobilnya sejauh 30 meter sebelum menghantam kendaraan lain di jalan.

Empat korban meninggal dunia akibat kecelakaan ini. Satu korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Karsa Husada Batu, sedangkan tiga korban lainnya dibawa ke Rumah Sakit Hasta Brata Batu untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk kondisi bus dan kemungkinan adanya kelalaian pengemudi.

Melansir Radar Jombang, dari rekaman CCTV yang viral di media sosial, bus pariwisata Sakhkindra Trans bernomor polisi DK 7942 GB mulai kehilangan kendali di Jalan Imam Bonjol.

Kendaraan terus melaju tanpa terkendali hingga akhirnya berhenti setelah menabrak sebuah pohon di depan SMPN 3 Batu. Rekaman CCTV milik Dinas Perhubungan Kota Batu memperlihatkan suasana mencekam di lokasi kejadian.

Beberapa korban tergeletak di jalan, sementara tim medis bekerja keras memberikan pertolongan darurat kepada mereka yang terluka.

Kecelakaan ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia, termasuk seorang pengendara sepeda motor. Belasan korban lainnya mengalami luka ringan dan berat. Hingga saat ini, identitas para korban masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang.

Petugas kepolisian langsung mengamankan lokasi kejadian dan mengevakuasi korban. Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan segera dipindahkan untuk menghindari kemacetan lebih lanjut di area tersebut.

Pos terkait