Dia juga menyatakan, petugas medis tidak bisa menentukan ada atau tidak indikasi pembunuhan terhadap korban.
”Secara forensik belum bisa ditentukan (ada indikasi pembunuhan atau tidak). Hanya ditemukan (kekerasan akibat) benda tumpul saja,” ucap dia.
Jenazah Ilham diterima oleh RS Polri Kramat Jati pada Kamis siang pukul 12.48 WIB. Informasi awal menyebut bahwa pria berusia 37 tahun tersebut diduga menjadi korban pembunuhan.
Dengan dasar surat visum dari Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) dan persetujuan pihak keluarga, dilaksanakan otopsi mulai pukul 14.30.
”Jenazah menggunakan pakaian batik berwarna coklat dan celana panjang coklat muda. Ditemukan tanda kekerasan pada bagian luar dan dalam tubuh korban. Pemeriksaan selesai dilakukan pada pukul 19.00 WIB, dan hasil pemeriksaan akan diserahkan kepada penyidik setelah seluruh pemeriksaan penunjang telah selesai,” jelasnya. (*)