Estafet bendera partai politik dalam rangka Kirab Pemilu 2024 tiba di Sampit, Senin (29/5). Bendera yang dibawa jajaran KPU Seruyan itu diterima KPU Kotim.
HENY-radarsampit.com, Sampit
Kirab Pemilu 2024 diluncurkan pada 14 Februari 2023 lalu, setahun sebelum hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024. Dilakukan dari tujuh titik di seluruh penjuru Indonesia.
Kabupaten Kotawaringin Timur masuk jalur III Kalimantan Barat yang terdiri dari 43 lokasi satuan kerja (satker). Dimulai dari Kalimantan Barat-Kalimantan Tengah-Kalimantan Selatan-Jawa Tengah-Jawa Barat-Jakarta.
Dari 14 kabupaten/kota Se-Kalteng, hanya ada sembilan kabupaten yang dilintasi, yakni Lamandau, Sukamara, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, Kota Palangka Raya, Pulau Pisau, dan Kapuas. Selanjutnya bergerak ke Kalsel, Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Barat. Pengarakan bendera partai politik secara estafet akan berakhir di Kantor KPU RI pada November 2023.
Ketua KPU Kotim Siti Fathonah Purnaningsih mengatakan, Kirab Pemilu 2024 bertujuan untuk menyosialisasikan dan mengenalkan partai politik peserta Pemilu 2024 kepada seluruh masyarakat dari pelosok negeri.
”Kirab ini sebagai bentuk dari sosialisasi menginformasikan kepada masyarakat secara umum, khususnya masyarakat Kotim bahwa pada 14 Februari 2024 tahun depan ada perhelatan besar, yaitu hari pemungutan suara,” kata Siti.
Kirab Pemilu 2024 tidak hanya menyerahkan bendera parpol, tetapi juga menginformasikan kepada masyarakat terkait proses dan tahapan yang sudah dan sedang berjalan.
”Ada 18 parpol secara nasional yang lolos memenuhi persyaratan sebagai peserta pemilu 2024 dan di Kotim hanya ada 16 parpol dengan total 551 bakal calon legislatif yang sudah menyerahkan berkas dokumen pengajuan berkas persyaratan pada 1-14 Mei 2023 lalu. Sedangkan dua parpol PKN dan Garuda tidak mengajukan berkas dokumen ke KPU Kotim,” katanya.
Siti mengajak semua pihak menyukseskan Pemilu 2024. Suksesi itu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi peserta, dan pemilih.
”Ketika penyelenggara pemilunya berintegritas, peserta pemilunya yang diusung parpol berkualitas, dan masyarakatnya cerdas dalam menentukan pilihan, maka diharapkan Kotim dapat memiliki sosok pemimpin yang dapat memajukan dan mensejahterakan Kotim,” ujarnya.
Siti mengucapkan terima kasih sekaligus berpamitan di hadapan seluruh tamu undangan yang hadir memenuhi halaman Kantor KPU Kotim. Kegiatan itu dihadiri Bupati Kotim Halikinnor, sejumlah pejabat, partai politik, dan jajaran KPU Seruyan, Kobar, Sukamara, serta Lamandau.
”Ini kegiatan terakhir yang saya ikuti, karena sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, anggota KPU tidak boleh menjabat melebihi dua periode. Saya dan Pak Benny sudah menjabat selama dua periode mulai 24 Juni 2018 dan akan berakhir menjabat 23 Juni 2023. Saya berterima kasih di tengah kesibukan Pak Bupati masih bisa menyempatkan hadir dalam kegiatan Kirab Pemilu 2024 dan saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Kotim yang selama ini mendukung KPU dalam mensukseskan Pilkada 2015 dan 2020 dan Pemilu 2014 dan 2019,” ujarnya.
”Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh parpol yang selama pelaksanaan pemilu berjalan secara tertib, sehingga pemilu dan pilkada yang sudah terlaksana sebelumnya berjalan lancar,” tambahnya.
Pada Kirab Pemilu 2024, KPU Kotim juga mengajak tamu undangan untuk mendeklarasikan pemilu sebagai sarana integrasi bangsa dan penandatangan pedoman kerja antara Polres Kotim dan KPU Kotim dalam rangka sinergisitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Pemilu 2024 yang diawali dari KPU RI, KPU Provinsi, dan dilanjutkan di KPU Kabupaten.







