SAMPIT, Radarsampit.com – Kabut asap kembali menyelimuti wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Kamis (24/9/2026). Kondisi paling pekat terjadi pada pagi hari. Jarak pandang efektif bahkan hanya sekitar 100 meter pada pukul 08.00 WIB.
Berdasarkan hasil pengamatan BMKG Kotim di SMQ (WAGS), kondisi tersebut dipengaruhi kabut asap dengan suhu 25,7 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 91 persen. Saat itu angin dalam kondisi tenang atau calm dengan kecepatan 0 kilometer per jam.
Memasuki pukul 09.00 WIB, jarak pandang mulai meningkat menjadi 200 meter. Suhu tercatat 27,7 derajat Celsius, sedangkan kelembapan turun menjadi 80 persen. Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 6 kilometer per jam.
Kondisi serupa masih terlihat pada pukul 10.00 WIB. Jarak pandang bertahan di kisaran 200 meter dengan suhu 29,1 derajat Celsius dan kelembapan 73 persen. Angin bergerak dari timur dengan kecepatan 6 kilometer per jam.
Warga mengaku kabut asap masih terasa hingga sepanjang hari. Bahkan, kondisi disebut semakin mengganggu saat siang hingga malam.
“Asap hampir sepanjang hari, makin parah siang hingga malam. Bahkan sore asap oranye, mata pedih, napas sesak,” ujar warga Sampit, Upik.
Kondisi kualitas udara juga menjadi perhatian. Indeks standar polusi udara Kotim tercatat 826 atau masuk kategori berbahaya. Konsentrasi PM10 mencapai 827, sedangkan PM2.5 berada di angka 501.
Situasi tersebut membuat masyarakat kembali diminta waspada terhadap paparan asap, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.








