Jaga Sinegi, Polres Kobar Gelar Coffe Morning dengan PWI

sinergi
SINERGI: Coffe Morning jajaran Polres Kotawaringin Barat dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Barat kembali digelar. Kegiatan yang diinisiasi Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono itu berlangsung pada Selasa (6/12/2022) pagi. (istimewa)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Coffe Morning jajaran Polres Kotawaringin Barat dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Barat kembali digelar. Kegiatan yang diinisiasi Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono itu berlangsung pada Selasa (6/12/2022) pagi.

Kepada para jurnalis dari berbagai media, Kapolres menyampaikan ucapan terimakasih karena jalinan sinergi antara insan pers dan Polri di Polres Kobar sangat baik.

Bacaan Lainnya

Pemberitaan -pemberitaan positif terkait kinerja Polri didukung para wartawan yang tergabung dalam wadah PWI Kobar.

Meski demikian Kapolres menegaskan akan siap mendapatkan kritik dan masukan demi perbaikan Polri di Polres Kobar.

“Kami mempersilahkan rekan-rekan memberikan masukan dan kritik untuk membangun, bukan kritik untuk menjatuhkan, mari kita terus jaga kekompakan dan paling utama mari kita jaga kondusifitas daerah kita,” terang Kapolres.

Selain itu Kapolres juga berharap para jurnalis dapat memberikan informasi kepada jajarannya dalam upaya deteksi dini potensi gangguan Kamtibmas agar bisa ditanggulangi dan dicegah sebelum terjadi.

Baca Juga :  Angin Kencang Dan Petir Jadi Ancaman

Peran media sangat strategis dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Maka Kapolres meminta agar insan pers terus memberi suport dan dukungan terhadap program-program yang telah dijalankan Polres Kobar melalui upload berita.

Sementara itu, Ketua PWI Kobar, Syamsudin Danuri juga menyampaikan hal yang sama bahwa sinergi antara Polres Kobar dan PWI harus terus terjalin dengan harapan bisa memberikan kontribusi positif terhadap daerah.

“Program-program yang telah dijalankan Bapak Kapolres sudah sepatutnya kita suport dan dukung sama-sama melalui media kita masing-masing,” harapnya.

Meski demikian, lanjutnya, jika ada kritik dan saran tentu para wartawan harus mengedepankan komunikasi dan konfirmasi sehingga berita berimbang sesuai yang telah tertuang dalam kode etik jurnalistik.

“Saya yakin wartawan yang tergabung di PWI cukup profesional dalam membuat karya jurnalistik, maka sudah tentu ketika menerbitkan berita sudah melalui tahapan cek dan ricek, konfirmasi dan juga tentu mempertimbangkan dampak atas apa yang akan ditulis,” ungkapnya.

Pos terkait