Jumlah Bhabinkamtibas Belum Ideal untuk Pembinaan Keamanan Desa di Lamandau

kapolres lamandau
PEMBINAAN: Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono menyerahkan  alat kepada seluruh personel bhabinkamtibmas.  

NANGA BULIK, radarsampit.com – Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono meminta kepada seluruh bhabinkamtibas bisa berperan menjadi Kapolri di setiap desanya. Hal ini disampaikannya saat memberikan arahan kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas di Joglo Polres Lamandau, Rabu (15/5/2024).

Kapolres sengaja mengumpulkan seluruh bhabinkamtibmas untuk diberikan arahan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas di desa. Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak kepolisian sehingga menjadi cerminan institusi Polri.

Bacaan Lainnya

“Saya mengumpulkan bhabinkamtibmas untuk diberikan pembinaan atau motivasi sehingga kerja tidak merasa jenuh. Mereka harus mampu menggunakan jaringan informasi sebanyak banyaknya kepada  Ketua RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan , harus dekat secara personal,” kata Bronto.

Pada kesempatan tersebut Bronto menyerahkan inventaris handheld LTE Motorola Lex 11 kepada seluruh personel Bhabinkamtibmas. Alat komunikasi (alcom) menjadi sarana untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi dalam menyampaikan kondisi wilayah hukumnya.

Baca Juga :  Siap Beri Kemudahan Program Food Estate, Gubernur Optimistis Presiden Terpilih Bantu Kalteng

“Ada 80 desa, bhabinkamtibmas hanya 32 personel.  Belum mencukupi untuk seluruh desa karena anggota baru 40 persen dari jumlah riil yang dibutuhkan. Satu bhabin bisa mengawasi dua atau tiga desa, baik desa binaan, sentuhan maupun pantauan,” bebernya.

Dia berharap, dengan alkom ini Bhabinkamtibmas  mampu memberikan pengayoman dan perlindungan yang optimal kepada masyarakat, dengan wilayah pantauan yang lebih luas.

“Dengan perangkat canggih ini, kita dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan keamanan wilayah hukum dengan lebih  cepat dan lebih baik,” harapnya. (mex/yit) 

 



Pos terkait