SAMPIT – Para pembudidaya ikan merasa kehilangan saat Heriyanto pindah tugas dari Kepala Dinas Perikanan Kotim menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Mereka berharap penggantinya memiliki semangat yang sama.
Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Hapakat Huras Dusun Padas Desa Bajarau Kecamatan Parenggean merasa keberatan dengan perombakan yang dilakukan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor pada jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di Dinas Perikanan Kotim. Keberatan atas mutasi jabatan tersebut bahkan dituangkan dalam sebuah tulisan yang diposting di akun media sosial facebook milik Ketua Pokdakan Hapakat Huras Heriadi.
Saat dikonfirmasi Radar Sampit Heriadi menyebut maksud dirinya membuat postingan tersebut agar Kepala Dinas Perikanan Kotim tetap dijabat oleh Heriyanto.
“Maksud saya, seharusnya beliau itu tetap dipertahankan,” kata Heriadi.
Dirinya memang keberatan jika Heriyanto dimutasi dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Perikanan Kotim. Selama menjabat sebagai kepala dinas perikanan, Heriyanto dinilai merakyat.
“Pak Heriyanto itu kerjanya bagus, merakyat kepada masyarakat kecil,” sebutnya.
Menurutnya, beberapa kelompok pembudidaya ikan lainnya yang berada di Kecamatan Parenggean juga merasakan hal yang sama.
“Tidak hanya kami tapi mereka juga menyayangkan jika beliau pindah tugas, karena beliau adalah sosok yang menginspirasi buat pelaku usaha perikanan,” tuturnya.
Heriadi menyebut Heriyanto sebagai sosok kepala dinas yang selalu bersedia hadir di tengah-tengah kelompok petani ikan meski lokasinya jauh dari Kota Sampit.
“Jika di undang kelompok, beliau selalu hadir walau penyambutan sederhana. Sampai ke pelosok pun beliau sanggup untuk hadir jika dibutuhkan oleh kelompok,” ungkapnya.
Di mata mereka, Heriyanto selalu memberikan motivasi pelaku usaha perikanan, aktif memberikan masukan tentang budidaya perikanan, dan tidak pernah menolak kelompok yang berkunjung ke kantor dinas perikanan.
“Jika kita ingin bertamu, beliau tidak pernah menolak untuk menemui kelompok yang datang berkunjung ke kantor dinas perikanan. Beliau selalu ada di saat kelompok membutuhkan. Bagi saya pribadi beliau lah sosok yang kami tunggu tunggu,” tambahnya.
Heriadi berharap Heriyanto tetap menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan Kotim. Meskipun berat, Heriadi bersama pokdakan lainnya tetap menerima dengan lapang dada keputusan Bupati Kotim Halikinnor yang telah memutasi Heriyanto dari Kepala Dinas Perikanan menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia yang dilantik dan telah diambil sumpahnya pada 16 September 2021 lalu. Posisi Heriyanto digantikan oleh Ahmad Sarwo Oboi.
“Mau tidak mau kami harus menerima keputusan itu. Walaupun rasa berat berpisah,” tandasnya.
Dirinya berharap pengganti Heriyanto dapat melanjutkan program yang telah berjalan saat ini dan bisa memberikan perhatian lebih kepada kelompok pelaku usaha perikanan.
“Harapan saya kepada kepala dinas yang baru agar bisa juga merakyat dan bisa mendengarkan aspirasi para pelaku usaha perikanan dan bisa lebih baik lagi. Dan mau hadir di tengah-tengah para pelaku usaha perikanan jika diundang, walaupun penyambutan dari kami sederhana. Semoga sektor perikanan bisa lebih maju lagi,” pungkasnya. (yn/yit)








