Kecelakaan di Km 24 Sampit, Pemotor Tewas Usai Bertabrakan dengan Pikap

ilustrasi kecelakaan
Ilustrasi

SAMPIT, Radarsampit.com – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Km 24, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 14.25 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi setelah terlibat tabrakan dengan sebuah mobil pikap yang mengangkut buah langsat.

Benturan yang terjadi membuat korban mengalami luka berat hingga meninggal dunia di tempat kejadian. Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi.

Bacaan Lainnya

Usai insiden, pengemudi mobil pikap memilih meninggalkan lokasi dan menuju Markas Komando (Mako) Brimob Polda Kalimantan Tengah yang berada tidak jauh dari tempat kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat membludaknya warga di lokasi.

Salah seorang saksi mata, Randi, mengaku sempat melihat mobil pikap tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pangkalan Bun menuju Sampit. Bahkan, beberapa kilometer sebelum kecelakaan, kendaraan itu disebut sempat menyalip truk yang dikemudikannya.

“Di sekitar kilometer 35, pikap itu menyalip truk kami dengan kecepatan tinggi. Begitu sampai di lokasi kejadian, ternyata pikap yang tadi menyalip itu sudah adu banteng dengan pemotor. Korban langsung meninggal di tempat, sedangkan sopir pikap lari mengamankan diri ke Mako Brimob,” ujar Randi.

Menurut Randi, laju kendaraan yang cukup tinggi diduga menjadi salah satu faktor penyebab pengemudi kehilangan kendali sebelum tabrakan terjadi.

“Dari awal pikap ini memang sudah dalam kecepatan tinggi. Diduga pengemudi sudah tidak bisa mengendalikan kecepatannya lagi sampai akhirnya terlibat kecelakaan. Saya tadi sempat melihat korban, lukanya sangat parah,” katanya.

Petugas kepolisian bersama relawan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi jenazah korban, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban maupun penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi untuk menyusun kronologi secara utuh, termasuk mendalami dugaan faktor kecepatan kendaraan. Masyarakat diimbau tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat kepolisian.

 

Pos terkait