Luapan DAS Kahayan Genangi Banama Tingang

Pulang Pisau,Kecamatan Banama Tingang,banjir pulpis,banjir pulang pisau
Anggota Polsek Banama Tingang bepatroli memantau banjir sekaligus mengimbau masyarakat agar waspada terhadap luapan DAS Kahayan, kemarin.(istimewa)

PULANG PISAU, RadarSampit.com– Curah hujan yang cukup tinggi membuat air Sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan di wilayah Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) meluap, Jumat (11/11) kemarin.

Dengan adanya luapan air sungai di wilayah Kecamatan Banama Tingang, pihak kepolisian Polsek Banama Tingang langsung melakukan pengecekan ketinggian air, dengan menunggunakan alat pengukur, dilakukan di tepi sungai DAS Banama Tingang.

Bacaan Lainnya

Kapolres Pulpis AKBP Kurniawan Hartono melalui Kapolsek Banama Tinggang Iptu Abi Wahyu Prasetyo pun menghimbau bagi masyarakat setempat yang sudah terdampak banjir agar tetap waspada dan bersiaga, jika terjadi peningkatan debit air Sungai Kahayan.

“Dan juga segera mungkin untuk melaporkan kepada Polsek Banama Tinggang, kepala desa, maupun pemerintah kecamatan atau dapat menghubungi Call Centre Polsek Banama Tinggang untuk layanan darurat,”katanya, kemarin.

Abi Wahyu juga meminta agar masyarakat setempat  waspada terhadap perubahan cuaca atau yang biasa disebut pancaroba dan amati serta update terus informasi-informasi yang telah diberikan melalui media sosial maupun media masa, terkait potensi-potensi yang akan dimungkinkan terjadi.

Baca Juga :  Apes..! Rencana Transaksi Sabu Dibocorkan

“Banjir yang terjadi ini merupakan banjir tahunan lantaran curah hujan yang tinggi dan merata dari Kabupaten Gunung Mas yang mempunyai dataran tinggi.  Kemudian turun hingga ke Kecamatan Banama Tingang dan sekitarnya,”sebut Abi.

Sementara itu untuk rincian hasil monitoring pihaknya di desa yang mengalami banjir Musiman akibat meluapnya DAS Kahayan, yakni di Desa Pahawan. Ketinggian air mencapai 40 sentimeter. Kemudian di Desa Ramang dengan ketinggian air 50 sentimeter. Selanjutnya di wilayah Desa Hanua,  tinggi air mencapai 60 sentimeter,di  Desa Hurung dengan tinggi air 50 sentimeter, dan di Desa Tangkahen dengan tinggi air  mencapai 30 sentimeter.(der/gus)

Pos terkait