SAMPIT – PT Dharma Lautan Utama (DLU) mengeluarkan jadwal dan tarif penumpang arus mudik Lebaran 1443 Hijriah sebanyak 11 call yang diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit. Rute yang dilayani, Sampit-Surabaya dan Sampit-Semarang. Masing-masing kapal berkapasitas 700 penumpang.
”Siang ini (kemarin) ada keberangkatan KM Kirana 1 tujuan Sampit-Semarang dengan total muatan 282 penumpang, kendaraan sepeda motor 20 unit, serta 15 kendaraan campuran yang meliputi mobil keluarga dan angkutan logistik,” kata Hendrik Sugiharto, Manager PT DLU Cabang Sampit, Kamis (7/4).
Setelah itu, armada KM Kirana III dari Surabaya diperkirakan akan sandar pukul 12.00 WIB. ”Penumpang yang turun dari Surabaya sebanyak 258 penumpang, sepeda moor 11 unit dan 20 kendaraan campuran,” katanya.
Hendrik mengatakan, pada arus mudik Lebaran tahun ini, banyak penumpang yang memilih mudik lebih awal. ”Ada yang ziarah kubur ke makam orang tua dan keluaraga dan biasanya setelah tujuh hari puasa mereka akan balik ke Sampit dan ada juga yang memilih menetap hingga Lebaran,” katanya.
Dia menuturkan, sudah ada 2.500 penumpang yang terangkut menggunakan jasa pelayaran kapal DLU. Pihaknya membagi angkutan penumpang menjadi empat tahapan.
Tahap 1 dengan rute Sampit-Surabaya dijadwalkan berangkat 26 dan 30 Maret dan rute Sampit- Semarang pada 31 Maret 2022 masih dikenakan tarif normal. Dengan rincian, penumpang dewasa dikenakan tarif sebesar Rp 275 ribu per orang, anak-anak Rp 225 ribu, dan bayi Rp 60 ribu per orang. Tarif yang sama berlaku untuk rute tujuan Surabaya dan Semarang.
Namun, untuk menyiasati penumpukan jumlah penumpang menjelang lebaran, PT DLU Cabang Sampit menerapkan tarif yang lebih murah dibandingkan pada kondisi normal. Untuk rute Sampit-Semarang dengan jadwal keberangkatan 7 April dikenakan tarif sebesar Rp 215 ribu untuk kategori penumpang dewasa, Rp 175 ribu kategori anak-anak, dan Rp 50 ribu kategori penumpang bayi.
Rute Sampit-Surabaya yang dijadwalkan 4 dan 8 April, dikenakan tarif sebesar Rp 210 ribu untuk penumpang dewasa, Rp 170 ribu penumpang anak-anak, dan bayi sebesar Rp 45 ribu per orang.
Hendrik menambahkan, penerapan tarif diberlakukan untuk menyiasati penumpukan jumlah penumpang jelang Lebaran, sehingga khusus untuk keberangkatan pada tahap 2 PT DLU menawarkan harga yang lebih murah dan terjangkau.
”Besok pagi (hari ini, Red) ada jadwal keberangkatan rute Sampit-Surabaya dengan tarif yang lebih murah. Keberangkatan tahap 2 ini justru kami kenakan tarif lebih murah dari tarif dasar yang biasanya Rp 245 ribu untuk dewasa, jadi Rp 210 ribu saja. Tetapi, pada tarif ketiga dan keempat, harga tiket naik sekitar 10-30 persen,” katanya.
Pada keberangkatan tahap 3, lanjut Hendrik, rute Sampit-Surabaya dijadwalkan berangkat 12, 16, dan 21 April, dengan tarif sebesar Rp 300 ribu untuk kategori penumpang dewasa, Rp 245 ribu penumpang anak-anak, dan Rp 70 ribu untuk kategori penumpang bayi.
Sedangkan, rute Sampit-Semarang dengan jadwal keberangkatan 14 dan 20 April, kategori penumpang dewasa dikenakan tarif sebesar Rp 310 ribu, anak-anak Rp 225 ribu, dan bayi Rp 70 ribu per orang.
Sementara itu, pada tahap 4, tarif penumpang dengan rute perjalanan Sampit-Surabaya dengan jadwal keberangkatan 25 dan 29 April, tarif tiket naik menjadi Rp 325 ribu untuk kategori penumpang dewasa, Rp 265 ribu penumpang anak-anak, dan Rp 75 ribu untuk kategori penumpang bayi.
Kemudian, untuk rute Sampit-Semarang dengan jadwal keberangkatan 27 April 2022, dikenakan sebesar Rp 340 ribu dewasa, Rp 280 ribu anak-anak, dan Rp 75 ribu bayi. Tarif tersebut belum termasuk biaya pass di pelabuhan.








