Menyalakan Pengetahuan, Menerangi Masa Depan, 80 Tahun PLN untuk Dunia Pendidikan

PLN 80 Tahun,PLN untuk Dunia Pendidikan,PLN Menyalakan Pengetahuan,Bantuan PLN untuk sekolah,Sinergi PLN dan dunia pendidikan
Kegiatan berbagi ilmu pegawai PLN melalui program Muzaki mengajar, memberikan pemahaman baru tentang bagaimana menggunakan listrik secara aman bagi anak sekolah dasar sehingga mereka jadi lebih peduli terhadap keselamatan di rumah maupun sekolah.

Banjarbaru, radarsampit.com– Delapan dekade perjalanan PLN menjadi bukti nyata komitmen dalam menerangi negeri, tak hanya melalui jaringan listrik yang menjangkau pelosok, tetapi juga dengan menyalakan semangat pengetahuan bagi generasi muda. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) terus memperkuat perannya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyediaan listrik yang andal, serta berbagai program tanggung jawab sosial seperti TJSL dan YBM PLN yang membawa dampak luas bagi sekolah dan lembaga pendidikan di Kalselteng.

PLN 80 Tahun,PLN untuk Dunia Pendidikan,PLN Menyalakan Pengetahuan,Bantuan PLN untuk sekolah,Sinergi PLN dan dunia pendidikan
Foto GM PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono dan tim PLN, bersama Kepala Sekolah SDN Penda Barania, Rusnani, S.Pd., bersama tim pengajar dan peserta didik, setelah menyerahan bantuan pemasangan Program SuperSUN.

General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelitijono, menyampaikan bahwa PLN berupaya menghadirkan manfaat nyata tidak hanya dalam bentuk penerangan, tetapi juga melalui dukungan terhadap sarana dan peningkatan kompetensi pendidikan.

Bacaan Lainnya

“PLN ingin tumbuh bersama masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Kami tidak hanya memastikan setiap sekolah memperoleh akses listrik yang andal, tetapi juga mendukung peningkatan kapasitas pengetahuan melalui program-program seperti penyediaan sarana pelatihan, bengkel praktik, dan kegiatan edukatif dari YBM PLN. Harapannya, dukungan ini bisa menciptakan generasi yang lebih unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Iwan.

PLN 80 Tahun,PLN untuk Dunia Pendidikan,PLN Menyalakan Pengetahuan,Bantuan PLN untuk sekolah,Sinergi PLN dan dunia pendidikan
Salah satu mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), yang sedang melakukan praktek konversi motor listrik konvensional menjadi motor listrik di Bengkel Elvi Sukesi yang merupakan bantuan program TJSL PLN UID Kalselteng.

Direktur Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Joni Riadi, SST., MT., menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan PLN melalui Program TJSL Elvi Sukesi (Electric Vehicle Sukses Reparasi dan Konversi), yang menghadirkan fasilitas pelatihan bagi mahasiswa vokasi.

“Bantuan dari PLN ini sangat berarti bagi kami. Fasilitas pelatihan ini menjadi wadah pembelajaran yang lebih aplikatif bagi mahasiswa, khususnya dalam bidang ketenagalistrikan dan energi baru terbarukan. Sinergi antara PLN dan dunia pendidikan menjadi langkah nyata dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi era transisi energi,” jelas Joni Riadi.

PLN 80 Tahun,PLN untuk Dunia Pendidikan,PLN Menyalakan Pengetahuan,Bantuan PLN untuk sekolah,Sinergi PLN dan dunia pendidikan
Suasana membaca di SDN 2 Bangkal, Banjarbaru. Kini minat baca anak semakin meningkat berkat bantuan buku bacaan yang diberikan oleh PLN UID Kalselteng

Dukungan serupa juga dirasakan oleh Kepala Sekolah SDN 2 Bangkal, Nur Ihwanto, S.Pd., M.Pd., yang sebelumnya menerima bantuan penyediaan buku bacaan dari donasi pegawai PLN. Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut meningkatkan minat baca murid sekolah itu.

“Perpustakaan kami kini lebih hidup. Anak-anak datang dengan antusias, dan suasana baru perpustakaan yang dilengkapi berbagai buku itu jelas berpengaruh positif terhadap perkembangan literasi mereka,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SDN Kemuning, Hafiz, S.Pd., menuturkan bahwa kehadiran PLN juga membantu sekolah dalam mengedukasi siswa mengenai pentingnya keselamatan kelistrikan.

“Melalui kegiatan PLN Mengajar, siswa-siswa kami mendapatkan pemahaman baru tentang bagaimana menggunakan listrik secara aman. Anak-anak jadi lebih peduli terhadap keselamatan di rumah maupun sekolah,” ucapnya.

Pos terkait