Ngantuk, Dua Truk Adu Kuat

dua truk tabrakan hingga terbalik
LAKA LANTAS: Dua truk tabrakan hingga terbalik di Jalan Tjilik Riwut kilometer 72, Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim, Sabtu (10/9).

SAMPIT, RadarSampit.com – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kerap terjadi akhir akhir ini. Insiden terbaru terjadi di Jalan Tjilik Riwut kilometer 72, Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim, Sabtu (10/9) pagi. Kendaraan yang terlibat tabrakan yakni truk crude palm oil (CPO) dan dump truk pengangkut buah kelapa sawit. Akibat peristiwa tersebut, truk CPO bernomor KH 8687 HA terguling hingga seluruh muatannya tumpah ke bahu jalan.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Cempaga Hulu Ipda Ahmad Januar membenarkan peristiwa nahas tersebut. Laka lantas tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB pagi.

Bacaan Lainnya

”Saat ini kasus lakalantas tersebut sudah kami tangani dengan berkoordinasi dengan pihak Satuan Lalu Lintas Polres Kotim,” kata Januar.

Kecelakaan bermula saat truk CPO yang dikemudikan oleh Jhon Prawida (41) melaju dari arah Palangka Raya menuju Sampit dengan membawa 8 ton minyak kelapa sawit. Dari arah berlawan datang dump truk dengan nopol DA 8490 DC yang dikemudikan Andre (50), dengan membawa buah kelapa sawit. Saat tiba di jalan menikung, diduga sopir truk CPO milik PT NSP mengantuk dan membuat truk masuk ke jalur lawan. Karena jarak kedua kendaraan terlalu dekat, kecelakaan akhirnya tak dapat dihindari. Akibat peristiwa tersebut, truk CPO terguling dan terbalik ke bahu jalan.

Baca Juga :  KERAS!!! Warga Sampit Lawan Perintah Pembongkaran, Tuntut Ganti Rugi ketika Bangunannya Ditertibkan

”Yang pasti, tidak ada korban jiwa dalam kasus laka lantas ini. Namun, peristiwa tersebut sempat membuat jalan lumpuh total. Tapi kami bisa cepat mengatasinya,” terangnya.

Kedua kendaraan saat ini sudah diamankan kepolisian. Selanjutnya, kasus ini tengah ditangani oleh Satlantas Polres Kotim.

”Faktor utama penyebab laka lantas ini karena sopir truk CPO tidak hati-hati saat mengemudikan kendaraannya dalam keadaan mengantuk, sehingga menyebabkan laka lantas,” tutupnya. (sir/yit)

Pos terkait